• Kamis, 23 September 2021

Pemkab Banyuwangi Cairkan Insentif 906 Tenaga Kesehatan Sebesar Rp 13,8 Miliar

- Sabtu, 31 Juli 2021 | 08:23 WIB
Bupati Ipuk Fiestiandani didamping Kadis Kesehatan,dr.Widji Lestariono menyerahkan secara simbolis insentih tenaga kesehatan/ banyuwangi.go.id
Bupati Ipuk Fiestiandani didamping Kadis Kesehatan,dr.Widji Lestariono menyerahkan secara simbolis insentih tenaga kesehatan/ banyuwangi.go.id

KABAR RAKYAT,Banyuwangi - Pemerintah Kabupaten Banyuwangi mncairkan insentif tenaga kesehatan sebesar Rp. 13,8 miliar yang berasal dari APBD tahun 2021.

Insentif tersebut ditujukan bagi 906 tenaga kesehatan, mulai dokter spesialis, dokter umum, perawat, bidan, dan tenaga kesehatan lainnya seperti ahli teknologi laboratorium medik, nutrisionis, sanitarian, terapis gigi dan mulut (perawat gigi), apoteker, psikolog, dan lainnya.

"Insentif tenaga kesehatan ini adalah anggaran daerah (APBD). Mohon maaf agak terlambat, karena memang prosedurnya terus menyesuaikan aturan dari pusat. Alhamdulillah, hari ini insentif sudah bisa dicairkan,” ucap Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani saat menyerahkan insentif di Puskesmas Singotrunan, Jumat (30/7/2021).

Bupati Ipuk mengatakan, insentif ini tentu tidak sebanding dengan dedikasi dan pengorbanan para tenaga kesehatan dalam penanganan pandemi.

Baca Juga: Fraksi PKB di DPRD Desak Pemkab Banyuwangi Cairkan Anggaran Bansos dan Insentif Nakes

“Dedikasi dan pengorbanan Bapak/Ibu semua tidak akan bisa dinilai dengan uang. Insentif ini adalah dukungan dari pemerintah, Insya Allah kami terus berupaya memberikan terbaik yang pemkab mampu," tambah Ipuk.

Kepala Dinas Kesehatan dr. Widji Lestariono menjelaskan, insentif nakes ini diberikan kepada tenaga kesehatan yang bekerja menangani covid-19 di RSUD Blambangan, RSUD Genteng, Laboratorium kesehatan daerah (labkesda), dan 45 puskesmas.

“Totalnya Rp 13,8 miliar,” kata Rio, panggilan akrabnya.  

Rio menjelaskan rincian insentif yang diterima nakes, untuk dokter spesialis di RSUD mendapat insentif sekitar Rp 15 juta per bulan, dokter umum sekitar Rp 10 juta/bulan, perawat/bidan Rp 7,5 juta/bulan. Untuk nakes di puskesmas sekitar Rp 5 juta perbulan.

Halaman:

Editor: Hariyadi

Tags

Terkini

X