• Kamis, 23 September 2021

Ampera Protes Kebijakan Penerima Bansos Wajib Tunjukan Kartu Vaksin Covid-19

- Jumat, 30 Juli 2021 | 05:36 WIB
Ilustrasi vaksin Covid-19 (Foto: Shafin_Protic/Pixabay)
Ilustrasi vaksin Covid-19 (Foto: Shafin_Protic/Pixabay)

KABAR RAKYAT, Sukabumi - Protes kebijakan penyaluran bansos yang mewajibkan vaksin covid-19 untuk penerimanya. Puluhan massa Amanat Penderitaan Rakyat (Ampera)  datangi Pendopo Kabupaten Sukabumi Jawa Barat, Kamis siang (29/7/21).

Dengan pita putih yang diikat di lengan dan kepala, massa Ampera meminta pemerintah mencabut persyaratan bukti telah divaksin bagi penerima bantuan sosial yang terdampak Covid-19. Koordinator aksi, Kris Dwi Purnomo mengatakan kalau pihaknya punya bukti ada petugas yang mewajibkan kartu vaksin bagi warga penerima manfaat  bansos covid-19.

"Ini pernah terjadi, jangan sampai ini terjadi kedua kalinya. Disaat kondisi ekonomi masyarakat melemah ini malah dibenturkan dengan aturan. Sementara sebagian masyarakat memang belum menerima vaksin, karena memang proses vaksinasi nya juga susah, belum merata sulit diakses oleh masyarakat," katanya.

Kris mengatakan, dengan kondisi saat ini masyarakat dibuat tambah terbebani, baik secara ekonomi maupun kesehatan. "Tadi sudah sampaikan agar hal ini dibahas di tingkat pimpinan, agar tidak terjadi kedua kalinya," pungkasnya.

Sementara itu, Koordinator Unit Teknis Medis Satgas Covid-19 Kabupaten Sukabumi, dr Rika Mutiara mengatakan sejauh ini vaksinasi covid-19 di Kabupaten Sukabumi belum menyeluruh menyentuh masyarakat, karena kebutuhan lebih besar dibanding wilayah lain.

"Kabupaten Sukabumi ini kan terluas di Jawa, sehingga vaksin belum menyeluruh dan keterbatasan pengiriman juga dari pemerintah provinsi," ucapnya

Terkait aspirasi meminta dicabutnya buktivaksin sebagai syarat penerima bansos, kata Rika, akan dibahas oleh para pimpinan daerah. "Terkait tuntutan itu akan dibahas oleh unsur Forkopimda nanti," tandasnya.***

 

Editor: Choiri Kurnianto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X