• Senin, 5 Desember 2022

KPU Sediakan Fitur Bagi Parpol Hapus Data Keanggotaannya sebagai Tindaklanjut Aduan Masyarakat

- Kamis, 29 September 2022 | 08:12 WIB
KPU sediakan fitur penghapus data sebagai tindaklanjut aduan masyarakat/Pikiran Rakyat.com
KPU sediakan fitur penghapus data sebagai tindaklanjut aduan masyarakat/Pikiran Rakyat.com

KABAR RAKYAT - Komisi Pemilihan Umum (KPU) membuka akses kepada masyarakat atau publik yang merasa dirugikan terhadap pendaftaran partai politik dalam pendaftaran partai politik, khususnya dalam verifikasi administrasi.

KPU berupaya memenuhi hak politik masyarakat yang tidak berkenan menjadi anggota partai politik, KPU menyediakan fitur penghapusan data yang dapat digunakan partai politik untuk menghapus data masyarakat yang bersangkutan. 

Demikian disampaikan Anggota KPU, Idham Holik pada Rapat Koordinasi Persiapan Pelaksanaan Verifikasi Administrasi Dokumen Persyaratan Perbaikan Keanggotaan Partai Politik Peserta Pemilu Tahun 2024 dan Tindak Lanjut Surat Ketua KPU Nomor: 670/PL.01.1-SD/05/2022 di Banjarmasin, Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), Senin (26/09) lalu seperti dilansir Kabar Rakyat dari kpu.go.id, Kamis (29/09/2022).

Baca Juga: Bawaslu Banyuwangi tidak Perpanjang Waktu Pendaftaran Panwascam

"Kami sudah memberikan tools untuk partai politik menghapus. Jadi yang menghapus partai politik yang bersangkutan. Kami sudah sampaikan, mohon apabila ada hasil klarifikasi yang bersangkutan bukan anggota partai politik, maka itu harus dihapus," kata Anggota KPU Idham Holik.

Idham menjelaskan, partai politiklah yang berhak menghapus datanya, karena data tersebut diunggah oleh partai politik bersangkutan ke Sistem Informasi Partai Politik (SIPOL).

Lebih lanjut, Idham menguraikankan bahwa, jika nanti dalam pelaksanaan input data perbaikan administrasi persyaratan pendaftaran partai politik, data yang diunggah partai politik sama dengan sebelumnya, maka akan dikategorikan sebagai kegandaan eksternal dan langsung dinyatakan Tidak Memenuhi Syarat (TMS).

"Dinyatakan TMS, kenapa? karena kami memandang dokumen berita acara yang rekan-rekan sudah tetapkan itu tidak boleh berubah lagi, karena kalau dia ganda eksternal dan berubah-ubah berita acara kemarin," kata Idham.

Baca Juga: KPU Resmi Tutup Tahapan Pendaftaran, 40 Partai Politik Mendaftar Sebagai Peserta Pemilu Tahun 2024

Halaman:

Editor: Hariyadi

Sumber: kpu.go.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

KPU RI Luncurkan Maskot dan Jingle Pemilu 2024

Sabtu, 3 Desember 2022 | 08:42 WIB
X