• Senin, 3 Oktober 2022

Anggota Komisi I DPRD, A.Munib Syafaat Sorot Banyaknya Jabatan Plt di SKPD Pemkab Banyuwangi

- Kamis, 22 September 2022 | 11:02 WIB
Anggota Komisi I DPRD Banyuwangi, Ahmad Munib Syafaat (kanan) bersama koleganya H Susiyanto (Hariyadi)
Anggota Komisi I DPRD Banyuwangi, Ahmad Munib Syafaat (kanan) bersama koleganya H Susiyanto (Hariyadi)

Terlebih, pejabat Plt di tubuh Pemda Banyuwangi ada yang melebihi amanah Permenpan RB 22 tahun 2021 tentang pola karier PNS, seperti pada pasal 58 dan 59. Mulai jabatan Sekretaris DPRD, Kepala BPBD, Kepala Dinas Pertanian dan Pangan, Kepala Dinas PUCK PP, Kepala Dishub, dan Kepala Dinas Kesehatan.

Lalu, Kepala BPKAD, Kepala Badan Kesatuan bangsa dan Politik, Kepala Dinas Penanaman Modal dan pelayanan Satu Pintu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup, kepala Dinas Pemadam Kebakaran, dan bahkan posisi Staf Ahli Bidang Perekonomian dan Keuangan masih kosong.

Sebagian besar penugasan pejabat Plt di tubuh pemkab Banyuwangi melebihi ketentuan pasal 58 dan 59 yakni selama 3 bulan, dan dapat diperpanjang satu kali.

“Kepala SKPD definitif itu, juga untuk menambah kepercayaan kepada para pegawai, para ASN bawahannya. Karena semangat mereka dalam melaksanakan tugas terapresiasi sesuai dengan pangkat dan jabatannya,” katanya.

Baca Juga: Hindari Penyalahgunaan Data BSU, BPJS Ketenagakerjaan Himbau Pekerja Gunakan Kanal Resmi

Menurutnya, SKPD yang dijabat oleh Plt tidak bisa maksimal. Itu karena segala sesuatunya harus menunggu komunikasi dengan atasannya, dengan Sekda atau Bupati. Posisinya sebagai Plt Kepala SKPD juga merangkap sebagai sekretaris dinas, sehingga tupoksinya yang prinsip terbengkalai.

“Karena posisi dia di satu sisi sebagai sekretaris dinas yang ngurusi administrasi dan pengelolaan organisasi di SKPD. Tetapi disisi lain dia dipaksa untuk mengambil suatu keputusan yang ketika diambil keputusannya, masih harus menunggu hasil koordinasi dengan atasannya,” paparnya yang juga Rektor IAIDA Blokagung.

Akibatnya fenomena banyaknya pejabat Plt, hingga di semester dua atau bulan September ini banyak program maupun proyek yang terhambat pelaksanaannya.

“Sekarang saja yang belanja tidak langsung berupa proyek-program banyak yang serapannya sangat minim sekali. Padahal ini sudah masuk PAK,” pungkasnya.***

Halaman:

Editor: Hariyadi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Bawaslu Banyuwangi Buka Pendaftaran Panwascam

Rabu, 21 September 2022 | 07:43 WIB
X