• Jumat, 17 September 2021

Aktivis ‘Cipayung Plus’ Desak Pemda Banyuwangi Evaluasi PPKM

- Sabtu, 24 Juli 2021 | 05:23 WIB
Aktifis Cipayung Plus di Pemda Banyuwangi
Aktifis Cipayung Plus di Pemda Banyuwangi

KABAR RAKYAT, Banyuwangi – Tujuh orang mahasiswa, perwakilan lintas organisasi bernama ‘Cipayung Plus’ gelar demo di depan Pemda Banyuwangi, Jum’at (23/7). Mereka menyoal kebijakan perpanjangan PPKM Darurat menjadi PPKM Level 4 di daerah Bumi Blambangan ini.

Tidak lama, para pegiat kampus diarahkan masuk dalam ruang Minakjinggo, Kantor Premda, bertemu dengan Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab) Banyuwangi H. Mujiono untuk dialog aspirasi kebijakan aturan PPKM Level 4 di Bumi Blambangan.

Nauval Witartono, mahasiswa Universitas Airlangga (UNAIR) Banyuwangi mengungkapkan, “kami meminta Pemda mengevaluasi terkait kebijakan PPKM Darurat yang diperpanjang menjadi PPKM Level 4 ini. Kebijakan (PPKM) tersebut justru semakin memperburuk keadaan ekonomi masyarakat.”

Tingkat keberhasilan PPKM di Banyuwangi, sebut Nauval, terbilang tidak jauh berbeda dari sebelum penerapan PPKM dilakukan.

“Kami meminta ini dievaluasi. Kebijakan mematikan lampu jalan dan penutupan jalan sudah sejauh, lalu apa dampaknya. Nyatanya kasus Covid-19 di Banyuwangi terus meningkat. Apa lagi dengan perpanjangan PPKM justru akan sengsarakan masyarakat,” tegas Nauval Witartono.

Dimata para mahasiswa, ungkap Nauval, keputusan untuk perpanjangan PPKM merupakan langkah yang diambil pemerintah. Beberapa kebijakan yang diterapkan selama PPKM tidak substansial dan cinderung disorientasi.

“Salah satunya, s pemadaman lampu yang sudah memakan korban. Kemudian bantuan masyarakat khususnya kalangan bawah yang nominalnya tidak sebanding dengan kerugian yang diakibatkan pembatasan aktivitas selama PPKM,” imbuhnya.

Aktifis Cipayung Plus, bersama mahasiswa se Banyuwangi menuntut agar Pemda segera berbenah. “Ya kami kecewa karena tidak bisa bertemu langsung dengan Bupati atau Wakilnya. Meski sudah ditemui Bapak Mujiono selaku Sekda. Namun dalam urusan kebijakan bersama ini bukan menjadi wilayah Sekdakab untuk menanggapi,” ujar Nauval.

Mendengar tuntutan para mahasiswa di Banyuwangi, Sekdakab Banyuwangi H Mujiono menjawab tuntutan para mahasiswa segera mengevaluasi kembali kebijakan PPKM, seperti mematikan lampu penerangan jalan umum (LPJU) sebagaimana masukan mahasiswa.

Halaman:

Editor: Choiri Kurnianto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

BEM UNIBA Gandeng Polresta Gelar Vaksinasi Mahasiswa

Jumat, 17 September 2021 | 05:10 WIB

Pemkab Fasilitasi MUI Jember Gedung Sekretariat

Kamis, 16 September 2021 | 16:23 WIB
X