• Rabu, 27 Oktober 2021

Aktifis PMII dan NGO di Pamekasan Demo Tolak PPKM

- Sabtu, 24 Juli 2021 | 03:42 WIB
PMII Pamekasan Demo PPKM
PMII Pamekasan Demo PPKM

KABAR RAKYAT, Pamekasan - Ratusan aktivis Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) dan NGO demo tolak kebijakan PPKM di gedung DPRD Kabupaten Pamekasan, Madura, (23/7). Pasalnya, PPKM dianggap mereka telah menyengsarakan rakyat untuk penuhi kebutuhan hidupnya.

Sebelum di DPRD, massa demo long march dari titik kumpul di Taman Kota Arek Lancor. Disepajang jalan mereka suarakan kritikan pedas kepada pemerintah dengan alat pengeras suara dan kibarkan atributnya.

Koordinator Lapangan (Korlap) demo, Syaiful Bahri menyampaikan, "jika PPKM Darurat tidaklah berpihak rakyat Kecil, kebijakan perpanjangan PPKM jelas-jelas susahkan rakyat penuhi kebutuhan hidupnya. Pemda Pamekasan harus tegas menolak perpanjangan PPKM Darurat dan melonggarkan penjagaan."

Syaiful meminta Pemda Pamekasan memberi teguran keras kepada rumah sakit (RS) swasta yang tidak melayani pasien Covid-19 dicabut ijinnya. "Kalo Rumah  sakit Swasta tidak mau,maka kami tekankan kepada Pemkab Pamekasan untuk mencabut izinnya,"teriaknya

"Berikan kelonggaran kepada pedagang tradisional dan pedagang kaki lima (PKL) untuk aktifitas. Sejak ada PPKM mereka (pedagang) kesulitan. Seharusnya Pemda memenuhi kewajiban kebutuhan masyarakat terdampak PPKM, sesuai Undang Undang Nomor 3 Tahun 2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan untuk Masyarakat," ucap Syaiful dalam orasinya.

Ditempat sama, Ketua DPRD Pamekasan Fathor Rahman bertemu pendemo mengatakan, "pihaknya berjanji akan sampai semua tuntutan ini kepada Pemda."

Namun, saat dikonfirmasi Agus Mulyadi Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Pemda Pamekasan menegaskan, "pihaknya tidak bisa penuhi tuntutan tersebut. Kami tetap ikut kebijakan pusat terkait PPKM Level 4."***

Editor: Choiri Kurnianto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X