• Senin, 25 Oktober 2021

Jelang PPKM Darurat, Forkopimda Dengarkan Masukan Ulama Jember

- Sabtu, 3 Juli 2021 | 05:44 WIB
Rapat Koordinasi menjelang PPKM Darurat di wilayah Kabupaten Jember
Rapat Koordinasi menjelang PPKM Darurat di wilayah Kabupaten Jember

KABAR RAKYAT, Jember - Beberapa jam menjelang pelaksanaan PPKM Darurat Se-Jawa Bali, Forkopimda Jember bersama para ulama dan tokoh masyarakat mengikuti rapat secara daring dan luring di Pendopo Wahyawibawagraha, Jum'at (2/7/201) dimulai pukul 21:00.

Rakor membahas Instruksi Menteri Dalam Negeri dalam implementasi PPKM Darurat di Jawa Timur. Usai mendengarkan arahan dari Gubernur Khofifah Indar Parawansa, Forkopimda Jember yang dipimpin oleh Bupati Hendy membuka forum dialog.

Baca Juga: Stok Bahan Pangan Kebutuhan PPKM Darurat di Kediri Mencukupi

Dalam sesi dialog, kesempatan pertama oleh Ketua DMI, Hawari Hamim meminta diterbitkan Surat Edaran dari Bupati. Kedua, aspek keagamaan perlu penekanan. Bagaimana dengan persiapan Idul Adha. Ketiga, setuju mall ditutup sama seperti tempat ibadah.

Tokoh NU, Gus Ayub, "Jika ada alokasi bantuan agar disegerakan diberikan kepada masyarakat terdampak.

Baca Juga: Hadir Apel Pasukan PPKM Darurat, Wagub Emil 'Suka' Gerak Cepat TNI - Polri

YiddIn Purwa Mardianta, Humas Gereja Katolik Santo Yusup Jember, umat Katolik mendukung Inmendagri. "Instruksi itu menjadi payung hukum bagi kami untuk menjalankan ibadah secara live streaming," ucap Yiddi.

Ketua FKUB, DR Abdul Muis Sonhaji, ada 3 kelompok masyarakat. Pertama tidak percaya, tidak peduli dan peduli prokes. Perlu disosialisasikan sampai ke tingkat RT RW. "Berikan kesempatan kepada mereka untuk menjelaskan dengan konsep bukan membebani tetapi menyelamatkan masyarakat," ucap Kyai Muis sapaannya.

Baca Juga: Anggota DPR RI Minta Sri Mulyani Prioritaskan Pembayaran Tagihan Rumah Sakit dan Penanganan Covid-19

Halaman:

Editor: Choiri Kurnianto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Alhamdulillah, Ada Orang Protes

Minggu, 24 Oktober 2021 | 23:06 WIB
X