• Senin, 25 Oktober 2021

Tiga Juta Warga Jatim Manfaatkan Fasilitas Diskon Pajak Kendaraan Bermotor

- Jumat, 25 Juni 2021 | 20:23 WIB
(Foto. Istimewa/Humas Prov. Jatim)
(Foto. Istimewa/Humas Prov. Jatim)

KABAR RAKYAT, Surabaya - Kebijakan Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa keluarkan Diskon Ramadan untuk bayar pajak kendaraan bermotor berhasil memantik antusiasme para wajib pajak (wp). Melalui skema tersebut, Pemprov tidak keluarkan insentif keringanan pajak hingga Rp 95,57 miliar. 

Insentif tersebut mendorong kontribusi Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) serta Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) terhadap PAD Jatim sebesar Rp 1,45 triliun.

Atas pencapaian tersebut, Gubernur Khofifah mengungkapkan apresiasi dan rasa terimakasih setinggi-tingginya kepada wajib pajak di Jatim. Hal ini karena di tengah pandemi Covid-19, tingkat kepatuhan  masyarakat Jatim masih tetap tinggi sehingga mampu memberi kontribusi yang besar terhadap PAD Jatim.

Baca Juga: Pemda Sampang Wajibkan Penerima BLT – DD Disuntik Vaksin COVID-19

Sejak dimulainya Diskon Ramadan pada 20 April hingga ditutup pada 24 Juni, diskon yang diiringi pembebasan sanksi administratif PKB serta BBNKB tersebut sukses menarik animo lebih dari 3,09 juta wajib pajak di Jatim. Selain insentif dan pembebasan sanksi administratif, Diskon Ramadan juga meliputi pembebasan PKB dan BBNKB kendaraan listrik.

 "Satu paket kebijakan ini alhamdulillah mampu memberikan dua manfaat sekaligus. Pertama, insentif ini memberikan keringanan beban ekonomi masyarakat di tengah pandemi Covid-19. Di sisi lain, insentif ini juga berhasil memberi signifikansi terhadap penerimaan daerah Pemprov Jatim," tutur gubernur perempuan pertama di Jatim tersebut.

Baca Juga: Yamaha Vega Force Terbaru Lebih Ciamik

Lebih lanjut Gubernur Khofifah merinci, diskon yang diberikan untuk kendaraan roda 2 sebesar 15 % dan roda 4 atau lebih sebesar 5 % telah dimanfaatkan 2,45 juta wajib pajak. Insentif yang dikeluarkan Pemprov sebesar Rp 95,31 miliar dan penerimaan sebesar Rp 1,15 triliun. Selanjutnya pembebasan sanksi administrasi PKB dan BBNKB dimanfaatkan 631.000  wajib pajak. Dari jumlah tersebut, denda yang dibebaskan Pemprov Jatim mencapai Rp 244,07 juta dengan penerimaan sebesar Rp 292,92 miliar.

Sementara pembebasan PKB kendaraan listrik Jatim dimanfaatkan oleh 91 wajib pajak, dengan insentif yang dikeluarkan sebesar Rp 14,99 juta dan penerimaan sebesar Rp 78,28 juta.

Halaman:

Editor: Richard De Mas Nre

Sumber: Humas Provinsi Jatim

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Temu Mayat Di Kebun Tebu Glenmore Jadi viral

Senin, 25 Oktober 2021 | 10:59 WIB

Alhamdulillah, Ada Orang Protes

Minggu, 24 Oktober 2021 | 23:06 WIB
X