• Kamis, 18 Agustus 2022

Bangkai Paus Akan Dotopsi Sebelum Dikubur di Lahan Milik ASDP Ketapang Banyuwangi

- Selasa, 2 Agustus 2022 | 20:30 WIB
Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani saat tinjau lokasi paus terdampar dan mati di Pantai Bulusan (Hariyadi)
Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani saat tinjau lokasi paus terdampar dan mati di Pantai Bulusan (Hariyadi)

KABAR RAKYAT - Bangkai paus sperma yang mati terdampar di perairan Pantai Bulusan Banyuwangi bakal dievakuasi dan diotopsi. Hal ini akan dilakukan dengan menggandeng Universitas Airlangga (Unair) di Banyuwangi.

"Bangkai pausnya ini bakal dievakuasi dan diautopsi untuk keperluan riset dan ilmu pengetahuan. Kita akan melibatkan Unair untuk melakukan autopsinya," kata Ipuk saat mengecek di lokasi, Selasa (2/8/2022).

Otopsi itu sendiri, imbuh Ipuk, dilakukan untuk mengetahui penyebab pasti paus sperma (Physeter macrocephalus) tersebut terdampar hingga mengalami kematian.

Baca Juga: Banmus DPRD Banyuwangi Jadwalkan Paripurna Pengesahan Dua Raperda

"Dicek dulu kematiannya karena apa. Apa karena faktor usia, apakah karena penyakit, pencernaanya, apakah ada makanan yang mengganggu," terang Ipuk.

“Ini akan berguna bagi riset dan ilmu pengetahuan ke depan, tentu akan menambah khazanah keilmuan soal paus,” imbuh Ipuk.

Salah satu tim dari Unair, drh Aditya Yudhana menyebutkan bahwa proses otopsi sendiri akan dilakukan di lokasi setelah bangkai tersebut dievakuasi ke daratan.

"Di antaranya kita akan memeriksa sistem pencernaannya. Apakah ada pendarahan, benjolan atau lain sebagainya. Untuk sementara kami belum bisa mengungkapkan hasilnya, karena masih proses," ujar dokter yang menekuni parasitologi veteriner tersebut.

Baca Juga: Kunjungi Lansia Sebatangkara, Bupati Ipuk Solidkan Kerja Kolaborasi Bantu Warga Miskin

Halaman:

Editor: Hariyadi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pemkab Bondowoso Bagikan Ribuan Bendera Merah Putih

Selasa, 16 Agustus 2022 | 07:12 WIB

Ribuan Warga Padati Petik Laut Muncar Banyuwangi

Minggu, 14 Agustus 2022 | 09:27 WIB
X