• Minggu, 27 November 2022

Pemkab Bondowoso Beri Pelatihan Pembuatan Asap Cair dan Bantuan Sarpras Produksi Pertanian

- Kamis, 28 Juli 2022 | 07:03 WIB
Bupati Drs KH Salwa Arifin saat membuka pelatihan tematik pembuatan asap cair di Balai Penyuluh Pertanian Besuk Kecamatan Klabang. (Nur Alifa Bahsa)
Bupati Drs KH Salwa Arifin saat membuka pelatihan tematik pembuatan asap cair di Balai Penyuluh Pertanian Besuk Kecamatan Klabang. (Nur Alifa Bahsa)

KABAR RAKYAT - Pemerintah Kabupaten Bondowoso melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan menyelenggarakan pelatihan tematik pembuatan asap cair dan penyerahan sarana dan prasarana produksi pertanian, di Gedung BPP (Balai Penyuluh Pertanian) Besuk Kecamatan Klabang, Rabu (27/7/2022).

Pelatihan tematik pembuatan asap cair yang nantinya bahannya berfungsi sebagai desinfektan pengusir hama dan tikus pada tanaman itu dibuka langsung oleh Bupati Salwa Arifin di dampingi oleh Kepala Dispertangan Hendri Widotono, dan diikuti sejumlah penyuluh pertanian serta pengurus kelompok tani.

Dengan diadakannya pelatihan tersebut, Bupati Salwa Arifin berharap kepada para petani agar dapat mempraktekkan dan bisa menukarkan ilmu yang didapat pada petani-petani lainnya. Sehingga bisa membuahkan hasil yang memuaskan untuk hasil panennya.

Baca Juga: Buru Bandar Narkoba, Polres Lumajangan Ungkap 34 Kasus Pengedar

“Bukan hanya jadi pengetahuan saja, tapi dapat memberikan hasil kepada para petani, hasil dari pelatihan ini,” tutur Bupati Salwa saat dikonfirmasi awak media.

Sedangkan dalam penyerahan 15 item bantuan alat dan sarana prasarana pertanian pada kelompok tani tersebut, adalah merupakan pengadaan dari tahun anggaran 2022. Adapun sarpras yang diberikan di antaranya yakni, benih, pupuk, jaringan irigasi, KRPL, dan bangsal.

Akan hal itu, Bupati Salwa usai menyerahkan bantuan menekankan agar bantuan tersebut tak dijual. Melainkan dimanfaatkan untuk meningkatkan produktivitas pertanian di Bondowoso.

"Nanti kalau dijual akan ditegur sendiri. Nanti pasti ada pengawasan, mestinya juga menggandeng aparat penegak hukum (APH) untuk mengawasi," pungkasnya.

Baca Juga: Festival Kucur, Cara Banyuwangi Menggeliatkan dan Mengenalkan Kuliner Tradisional

Halaman:

Editor: Hariyadi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X