• Minggu, 27 November 2022

Kementerian PPPA Sosialisasi Model Pesantren Ramah Anak di Banyuwangi

- Rabu, 27 Juli 2022 | 08:04 WIB
Kementerian PPPA Sosialisasi Model Pesantren Ramah Anak di Banyuwangi (Hariyadi)
Kementerian PPPA Sosialisasi Model Pesantren Ramah Anak di Banyuwangi (Hariyadi)

KABAR RAKYAT - Kasus kekerasan seksual di sejumlah Pondok Pesantren di Jawa Timur kian memprihatikan dan menjadi atensi pemerintah. Melalui Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen-PPPA), pemerintah menggaungkan konsep Pesantren Ramah Anak.

Salah satu kabupaten yang menjadi sasaran sosialisasi adalah Banyuwangi. Menyusul dalam beberapa bulan lalu di Banyuwangi telah terjadi kekerasan seksual oleh pimpinan ponpes kepada 6 santrinya.

Dalam sosialisasi ini, Kemen PPPA menggandeng Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan Anak dan Kemenag Banyuwangi.

Baca Juga: WHO Warning Penyakit Cacar Monyet, Berikut Tanda-Tanda dan Gejala Monkeypox

Setidaknya ada perwakilan 35 pondok pesantren di Banyuwangi yang diundang ke Kantor Dinsos PPKB untuk mendapatkan pemahaman penerapan model pesantren ramah anak, Selasa (26/7/2022).

Plt. Deputi Bidang Partisipasi Masyarakat Kementerian PPPA, Indra Gunawan mengatakan, model pesantren ramah anak adalah upaya untuk menekan terjadinya kekerasan di lingkungan pesantren.

Dimana polanya adalah menekankan pesantren untuk melakukan pemenuhan hak anak yang baik dan optimal, sehingga unsur kekerasan baik fisik maupun psikis dapat dicegah.

Kementerian PPPA tidak ingin kekerasan seksual pada anak terjadi lagi. Bahkan beberapa waktu lalu kekerasan seksual pada anak juga terjadi di salah satu Pondok Pesantren di Banyuwangi.

Baca Juga: Pemerintah Siapkan 3 Cara Mencegah dan Mengobati Penyakit Cacar Monyet

Halaman:

Editor: Hariyadi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X