• Senin, 5 Desember 2022

Pemkab Banyuwangi Keluarkan Edaran Pembatasan Penggunaan Kantong Plastik untuk Daging Kurban

- Sabtu, 9 Juli 2022 | 07:22 WIB
Sekretaris daerah Pemkab Banyuwangi, H.Mujiono /banyuwangikab
Sekretaris daerah Pemkab Banyuwangi, H.Mujiono /banyuwangikab

KABAR RAKYAT - Pemkab Banyuwangi mengeluarkan surat edaran untuk melakukan pembatasan menggunakan kantong plastik untuk tempat daging kurban. Hal ini sebagai komitmen untuk mengurangi sampah plastik.

"Sebisa mungkin pembagian daging kurban tidak harus diwadahi dengan kantong plastik. Hal ini sebagai bentuk komitmen keterlibatan masyarakat dalam upaya mengurangi polusi sampah plastik di Banyuwangi," ungkap Sekretaris Daerah Banyuwangi, Mujiono, Jumat (8/7/2022).

Surat edaran yang ditandatangani Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani tersebut ditujukan kepada Kepala Kantor Kementerian Agama Banyuwangi, Ketua MUI Banyuwangi, Kepala SKPD se-Banyuwangi serta BUMN/ BUMD dan Perusahaan Swasta di Banyuwangi yang telah dirilis sejak 30 Juni kemarin.

Baca Juga: Pahami Cara Membedakan Daging Sapi dan Kambing dengan Tepat 

Dalam edaran tersebut, berisi imbauan pembagian daging kurban ditempatkan ke wadah non-plastik yang dapat didaur ulang dengan mudah oleh alam. Seperti wadah dari daun atau anyaman bambu. Atawa disarankan untuk para penerima daging kurban membawa wadah sendiri dari rumahnya.

"Kami menargetkan pada 2025 terjadi pengurangan sampah anorganik sampai 30 persen di Banyuwangi. Serta 70 persen sisanya dapat dikelola dengan baik. Oleh karena itu, kita terus berupaya untuk mengurangi kebocoran sampah plastik ini," ungkap Mujiono.

Perlu diketahui, potensi sampah di Banyuwangi tahun lalu diperkirakan mencapai 448 ribu ton. Sedangkan 34 persennya merupakan sampah anorganik yang tak bisa diurai oleh alam dengan mudah. Sampah yang mencemari bumi itu, 45 persennya berupa kantong plastik.

Untuk menunjang hal tersebut, secara regulatif telah diterbitkan Peraturan Daerah No. 9 Tahun 2013 tentang Pengelolaan Sampah Rumah Tangga dan Sampah Sejenis Sampah Rumah Tangga. Perda ini kemudian direvisi pada 2021 yang lalu, untuk melakukan penguatan kebijakan Pemerintah Daerah dalam melakukan pengurangan sampah plastik melalui Peraturan Bupati.

Baca Juga: Saat Banyuwangi dan Bantul Saling Tukar Pengalaman Pengelolaan Daerah

Halaman:

Editor: Hariyadi

Sumber: banyuwangikab.go.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Gunung Semeru Kembali Meletus , Hujan Abu Meluas

Minggu, 4 Desember 2022 | 14:46 WIB

KPU RI Luncurkan Maskot dan Jingle Pemilu 2024

Sabtu, 3 Desember 2022 | 08:42 WIB
X