• Minggu, 25 September 2022

Fenomena Gejolak Harga Cabai di Jawa Timur, Gubernur Khofifah: Ada Dua Penyebab Lonjakan Harga

- Rabu, 8 Juni 2022 | 12:03 WIB
Gubernur Khofifah Indar Parawansa bertemu mendengar keluhan pedagang di Pasar (Humas Prov Jatim for KabarRakyat)
Gubernur Khofifah Indar Parawansa bertemu mendengar keluhan pedagang di Pasar (Humas Prov Jatim for KabarRakyat)

“Jadi, kebutuhan cabai besar di Jawa timur terbagi untuk memenuhi kebutuhan industri kurang lebih sebesar 80% dan untuk rumah tangga sebesar 20% dari total produksi,” jelas Khofifah.

Ada lima kabupaten produksi cabai rawit tertinggi tahun 2021 di Jawa Timur, yakni Kabupaten Malang, Kabupaten Blitar, Kabupaten Probolinggo, Kabupaten Kediri, dan Kabupaten Tuban.

Baca Juga: PMK Meluas, Komisi II DPRD Banyuwangi Minta Dinas Lakukan Penyemprotan Disenfektan dan Pemberian Obat-Obatan

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Prov. Jatim Hadi Sulistyo menambahkan, perkembangan komoditas cabai rawit pada Januari–Maret tahun 2022 yaitu luas tanam mencapai 14.562 hektare dengan hasil panen mencapai 164.806 ton dan konsumsi sebesar 218.273 ton/kapita/tahun.

Dengan demikian, produksi cabai rawit masih surplus 146.533 ton. Dilanjutkan April sebesar 63% dan prognosa pada Mei menunjukkan bahwa luas tanam cabai rawit yaitu sebesar 6.274 ha dengan sasaran produksi sebesar 104.007 ton sehingga diperkirakan mendapatkan surplus sebesar 91.825 ton.***

Halaman:

Editor: Choiri Kurnianto

Sumber: Pemprov Jatim

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Bawaslu Banyuwangi Buka Pendaftaran Panwascam

Rabu, 21 September 2022 | 07:43 WIB
X