• Jumat, 19 Agustus 2022

Presiden Joko Widodo Beri Enam Arahan Kepada KPU Soal Persiapan Penyelenggaraan Pemilu Tahun 2024

- Selasa, 31 Mei 2022 | 06:53 WIB
Presiden Joko Widodo saat memberikan arahan kepada KPU di Istana Merdeka kemarin/presidenri.go.id
Presiden Joko Widodo saat memberikan arahan kepada KPU di Istana Merdeka kemarin/presidenri.go.id

KABAR RAKYAT - Presiden Joko Widodo menerima Lembaga Penyelenggara Pemilu dalam forum rapat tertutup di Istana Merdeka,Jakarta,Senin (30/05/2022). Dalam pertemuan tersebut Komisi Pemilihan Umum (KPU) melaporkan perkembangan dan persiapan penyelenggaraan Pemilu Tahun 2024.

“Bapak Presiden tadi menyambut baik laporan kami KPU tentang penyelenggaraan Pemilu 2024 dan beliau memberikan dukungan sepenuhnya untuk penyelenggaraan Pemilu 2024,” ujar Ketua KPU Hasyim Asy’ari dalam keterangannya selepas pertemuan.

Hasyim menuturkan bahwa ada enam hal yang disampaikan oleh Presiden Jokowi dalam pertemuan tersebut. Pertama, Presiden mendukung penuh penyelenggaraan Pemilu dan Pilkada Serentak 2024 sebagaimana sudah dijadwalkan, yakni pemungutan suara untuk pemilu pada hari Rabu, 14 Februari 2024.

Baca Juga: Kunker ke Banyuwangi, Menteri Sofyan Djalil Apresiasi dengan Layanan Smart Kampung

“Jadi Presiden ingin memastikan bahwa penyelenggaraan Pemilu 2024 dilaksanakan sesuai dengan jadwal dan tepat waktu reguler lima tahunannya,” imbuhnya.

Kedua, Presiden akan memerintahkan sejumlah menteri yang berkaitan dengan penyelenggaraan pemilu untuk memberikan dukungan sepenuhnya kepada KPU. Para menteri tersebut antara lain Menteri Dalam Negeri, Menteri Hukum dan HAM, Menteri Keuangan, Menteri Luar Negeri, Menteri Kesehatan, Panglima TNI, Kapolri, dan Jaksa Agung.

“Semuanya akan ditugaskan oleh Presiden memberikan dukungan sepenuhnya kepada KPU, terutama untuk dukungan anggaran, dan juga personel, dan juga logistik kepemiluan,” lanjutnya.

Ketiga, Presiden berpesan kepada seluruh jajaran KPU baik KPU Pusat, Provinsi, Kabupaten/Kota, hingga segenap penyelenggara pemilu agar menjaga dan meningkatkan kualitas pemilu. Beberapa indikatornya antara lain meningkatnya partisipasi pemilih yang terlibat dalam pemilu, meningkatnya kualitas pendidikan pemilih, dan meningkatnya kualitas tata kelola kepemiluan di lingkungan KPU.

Baca Juga: Buya Ahmad Syafii Maarif Dimata Khofifah: Beliau Selalu Ajak Warga Bangsa Menjaga Persatuan Dalam Kebhinekaan

Halaman:

Editor: Hariyadi

Sumber: presidenri.go.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pemerintah Resmi Terapkan NIK sebagai NPWP

Kamis, 21 Juli 2022 | 09:21 WIB
X