• Senin, 4 Juli 2022

Pasien Laka Lantas Marahi Petugas RSUD Blambangan, dr Rio: Tidak Paham Atuan BPJS Kesehatan dan Jasa Raharja

- Rabu, 25 Mei 2022 | 04:56 WIB
RSUD Blambangan milik Pemkab Banyuwangi (Ist/KabarRakyat)
RSUD Blambangan milik Pemkab Banyuwangi (Ist/KabarRakyat)

KABAR RAKYAT – Satu orang keluarga pasien marah-marah terkait penggunaan kartu BPJS kesehatan di RSUD Blambangan Bayuwangi sempat menjadi perhatian pengunjung lainnya sudah bisa diselesaikan.

Insiden kecil di rumah sakit milik pemerintah daerah, dipicu keluarga pasien kurang paham penggunaan kartu kesehatan dengan kondisi pasien korban kecelakaan tunggal yang mestinya mengurus ke Jasa Raharja.

Direktur RSUD Blambangan dr. Widji Lestariono, menjelasakan permasalahan insiden yang terjadi di institusi pelayanan kesehatan yang dipimpinnya.

Baca Juga: Momen APEC di Bangkok, Indonesia dan Jepang Serius Bahas Perkembangan Ekonomi Kawasan

Cuma karena keluarga belum paham aturan BPJS Kesehatan yang tidak bisa menjamin kasus kecelakaan tunggal. Kasus seperti itu dicover oleh Jasa Raharja.

“Keluarga merasa sudah menjadi peserta BPJS Kesehatan mengira bisa dijamin. Seharusnya keluarga mengurus ke Jasa Raharja. "Kata dr. Widji Lestariono.

Dr. Widji Lestariono menambahkan keluarga pasien perserta BPJS kesehatan warga beralamatkan di Desa Dadapan, Kecamatan Kabat.

Setelah diberi penjelasan, akhirnya keluarga pasien bisa memahami. BPJS kesehatan memang tidak bisa digunakan persyaratan administrasi untuk berobat, karena kasus kecelakaan lalu lintas tunggal.

Baca Juga: Kolaborasi Banyuwangi, Sungai Watch, dan WSL Bersihkan Sungai di Alas Purwo

Halaman:

Editor: Choiri Kurnianto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X