• Selasa, 6 Desember 2022

Pelaksanaan Haji 2022, Sebanyak 19.210 Orang CJH Jatim Belum Sepenuhnya Divaksinasi Miningitis dan Booster

- Senin, 23 Mei 2022 | 09:02 WIB
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memantau pelaksanaan haji asal Jawa Timur khususnya vaksinasi miningitis dan vaksinasi Covid19 booster. (Humas Prov Jatim for KabarRakyat)
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memantau pelaksanaan haji asal Jawa Timur khususnya vaksinasi miningitis dan vaksinasi Covid19 booster. (Humas Prov Jatim for KabarRakyat)

KABAR RAKYAT – Menjelang pelaksanaan haji 2022. Pemerintah Provinsi Jawa Timur memantau tahapan regulasi yang wajib dilaksanakan calon jamaah haji (CJH), yakni wajib terima vaksinasi miningitis dan vaksinasi Covid19 booster.  

Pemberian wajib vaksinasi CJH penting dilakukan untuk menghindari transmisi penularan penyakit, sejak pergi hingga sepulang melaksanakan ibadah haji.

Gubernur Khofifah Indar Parawansa mengingatkan para CJH asal Jatim untuk memenuhi semua persyaratan menjelang keberangkatan, utamanya vaksinasi lengkap. Yakni vaksin Meningitis dan 2 dosis vaksin Covid-19.

Berdasarkan data dari Sistem Komputerisasi Haji Terpadu Bidang Kesehatan (Siskohatkes) per tanggal 20 Mei 2022, Khofifah merinci dari total 19.210 orang CJH asal Jatim cakupan vaksinasi Meningitis kepada CJH asal Jatim mencapai 16.050 (83,55%),

Baca Juga: Menpora : Desain Besar Olaraga Nasional Sudah Benar, Indonesia Peringkat Tiga Besar SEA Games Vietnam 2021

Sedangkan cakupan vaksinasi Covid-19 bagi CJH tercatat dosis 1 sebesar 17.409 (90,63%), cakupan vaksinasi Covid-19 dosis 2 sebesar 16.623 (86,64%), dan cakupan vaksinasi Covid-19 booster sebesar 12.293 orang (63,05%).

"Mohon segera mengikuti vaksinasi di fasilitasi kesehatan (faskes) terdekat. Jangan sampai batal haji karena belum vaksin lengkap," ungkap Gubernur Khofifah pada Sabtu (21/5).

Guna meningkatkan cakupan pelaksanaan vaksinasi CJH pihaknya melalui Dinkes Jatim melakukan pembinaan, monitoring dan feedback capaian vaksinasi setiap hari kepada Dinkes kabupaten/kota asal CJH.

Gubernur Khofifah meminta Kemenag se Jawa Timur mendistribusi data CJH yang belum divaksinasi secara detail dan mengawal langsung (by name by address) kepada Dinkes kabupaten/kota untuk divalidasi, diverifikasi, dan ditindaklanjuti.

Halaman:

Editor: Choiri Kurnianto

Sumber: Pemprov Jatim

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Syaiful Anam Pimpin JMSI Jatim

Sabtu, 20 Agustus 2022 | 16:34 WIB
X