Merasa Di-Hate Speech, Edi Suprapto Pegiat Medsos Mengadu di Kepolisian

- Kamis, 21 April 2022 | 01:45 WIB
Pengadu, Edi Suprato (tengah) datangi Polresta Banyuwangi (Ist/Jaenudin/KabarRakyat)
Pengadu, Edi Suprato (tengah) datangi Polresta Banyuwangi (Ist/Jaenudin/KabarRakyat)

KABAR RAKYAT – Merasa jadi korban dugaan hate speech oleh satu pegiat masyarakat. Edi Suprapto beranikan diri datangi Polresta Banyuwangi, membuat pengaduan masyarakat (dumas) di Kepolisian.

Di Polresta Banyuwangi, pria dikenal sebutan Gus Edi asal Kepundungan, Srono datang tidak sendiri. Ia datang diantar sejumlah orang yang dianggapnya mendukungnya.

Dalam dumas disampaikan Edi Suprapto, dilampirkan tangkapan layar media komunikasi teradu yang dicopy di lembaran kertas, gambar/foto dirinya dibubuhi tulisan "Gak perlu ditodong senjata kau sudah bernyanyi".

Baca Juga: Kapolresta Banyuwangi Kukuhkan Satgas Ansor Anti Narkoba: Bantu Masyarakat Bantu Aparat

Baca Juga: Pencuri di Cafe ONLY ME Jalan Borobudur Tertangkap Reskrim Polsek Banyuwangi: Ingin Tampil Beda saat Lebaran

Menurut Edi Suprapto, rangkaian unggahan teradu (gambar/foto dibubuhi narasi) itu, adalah sebuah kalimat yang diduga ucapan penghinaan/ atau kebencian arti kata hate speech.

“Saya melapor pada 18 April 2022 lalu. Karena saya merasa dirugikan. Seakan akan saya direndahkan dengan kalimat bernada ancamannya. Dan saya seakan menjadi tertuduh dalam sebuah perbuatan, yang itu membuat teman dan rekanan menjadi takut berhubungan dengan saya,” kata Gus Edi (versinya, red).

Kepada awak media, Sholehudin yang merupakan mantan Ketua Balawangi, mengaku siap mendampingi Gus Edi hingga masalah tuntas.

Baca Juga: Operasi Ketupat di Bondowoso, Kendaraan yang Melanggar Lalin akan Diberi Tanda Janur Kuning

Halaman:

Editor: Richard De Mas Nre

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X