• Jumat, 19 Agustus 2022

PMII Bondowoso Geruduk Kantor DPRD Untuk Desak Diskoperindag Pasang Spanduk HET Migor Di Setiap Kecamatan

- Selasa, 19 April 2022 | 08:39 WIB
PMII Bondowoso saat unjuk rasa ke DPRD setempat tuntut pemasangan spanduk HET minyak goreng (Nur Alifah Bahsa)
PMII Bondowoso saat unjuk rasa ke DPRD setempat tuntut pemasangan spanduk HET minyak goreng (Nur Alifah Bahsa)

KABAR RAKYAT - Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Bondowoso geruduk Kantor DPRD Bondowoso, Senin (18/4/2022).

Aksi tersebut dimulai dari Paseban Alun-alun Ki Ronggo. Ratusan mahasiswa yang menggelar aksi ini, terdiri dari beberapa komisariat dan rayon yang ada di bawah naungan PC PMII Bondowoso.

Firmanzah, Ketua Cabang PMII Bondowoso, mengatakan, kenaikan harga minyak goreng (migor) yang terjadi di masyarakat adalah suatu bentuk kegagalan pemerintah dalam mengontrol harga pasar. Harga minyak goreng yang sampai saat ini mengalami kenaikan hampir dua kali lipat, masih belum ada langkah serius dari pemerintah untuk mengatasinya. 

Baca Juga: Rombongan Pemusik Sufi, Debu Band Alami Laka Lalin di Tol Paspro

"Seharusnya pemerintah memperhatikan aturan Kementerian Perdagangan RI yang membuat harga migor curah menjadi normal kembali sesuai dengan HET (Harga Eceran Tertinggi) di angka Rp 14.000,- per liter, serta menjamin ketersediaannya,"ujarnya saat dikonfirmasi.

Pihaknya meminta DPRD Bondowoso untuk mendesak Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Bondowoso untuk segera memasang spanduk HET harga minyak goreng curah di setiap sektor pasar baik pasar induk dan pasar di setiap kecamatan, yang telah diatur dalam Peraturan Kementerian Perdagangan tentang Pendistribusian Minyak Goreng.

"Bukan hanya memasang spanduk, tapi tindak tegas setiap oknum pedagang yang melanggar aturan HET Minyak Goreng,"katanya.

Baca Juga: Dua Anggota Rombongan Debu Band Tewas, Polisi Jelaskan Kronologis Kecelakaan

Selain tuntutan diatas, PMII Bondowoso juga meminta DPRD Bondowoso mendesak DPR RI, Kementerian ESDM (Energi, Sumber Daya, dan Mineral) dan Kementerian BUMN (Badan Usaha Milik Negara) untuk menolak terhadap kenaikan BBM (Bahan Bakar Minyak) jenis Pertamax dan menghentikan wacana kenaikan harga BBM jenis pertalite dan solar.

Halaman:

Editor: Hariyadi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pemkab Bondowoso Bagikan Ribuan Bendera Merah Putih

Selasa, 16 Agustus 2022 | 07:12 WIB

Ribuan Warga Padati Petik Laut Muncar Banyuwangi

Minggu, 14 Agustus 2022 | 09:27 WIB
X