• Selasa, 6 Desember 2022

Tolak Invasi Ukraina, 60 Prajurit Tentara Rusia Membangkang: Terancam Sanksi Pidana

- Jumat, 8 April 2022 | 04:52 WIB
Kremlin Selidiki Video Diduga Pasukan Ukraina Siksa Tentara Rusia. (Pexels.com/Specna Arms)
Kremlin Selidiki Video Diduga Pasukan Ukraina Siksa Tentara Rusia. (Pexels.com/Specna Arms)

KABAR RAKYAT - Prajurit tentara Rusia menolak ikut invasi Ukraina ketahuan membangkang. Akhirnya berhasil diungkap dan disampaikan ke Presiden Vladimir Putin.

Sebanyak 60 prajurit tentara Rusia yang dianggap membangkang menolak tugas ke Ukraina. Yakni Pasukan rejectnik dari markas besar pasukan lintas udara Pskov di Rusia utara.

Puluhan prajurit tentara Rusia yang menolak ikut perang di Ukraina itu terancam sanksi pidana. Karena sikapnya dinilai membangkang pemerintah sah.

Baca Juga: Penimbunan Kayu Jati Ilegal Logging Perhutani Banyuwangi Digrebek: Bos Serkel Kabur

Dikutip KabarRakyat dari Pikiran-Rakyat.com, 8 April 2022. Sejak 24 Februari 2022, Presiden Vladimir Putin memerintahkan Kementerian Pertahanan Rusia untuk mengirim pasukan militer ke Ukraina.

Alih-alih menuruti perintah Vladimir Putin, para tentara Rusia ini memilih untuk melakukan pemberontakan.

Setidaknya 60 tentara Rusia dengan tegas menolak untuk turun tangan dalam invasi tersebut. Mereka diketahui berasal dari markas besar pasukan lintas udara Pskov di Rusia utara.

Baca Juga: Seluruh Mobil Damkar Milik Pemkab Banyuwangi Dikerahkan ke RSU Bhakti Husada: Pasien Dievakuasi Tempat Aman

Pasukan rejectnik itu sebelumnya ditugaskan sebagai bagian dari pasukan invasi yang dikirim ke Republik Belarus.

Halaman:

Editor: Choiri Kurnianto

Sumber: pikiran-rakyat.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X