Kejaksaan Negeri Banyuwangi Tahan Tersangka Kasus Dugaan Pemotongan Dana Program BPUM

- Jumat, 1 April 2022 | 21:10 WIB
Tersangka kasus dugaan pemotongan dana program BPUM berinisial S di dalam mobil saat akan dibawa ke sel Lapas Banyuwangi (Hariyadi)
Tersangka kasus dugaan pemotongan dana program BPUM berinisial S di dalam mobil saat akan dibawa ke sel Lapas Banyuwangi (Hariyadi)

KABAR RAKYAT - Kejaksaan Negeri Banyuwangi menahan satu tersangka dalam kasus dugaan pemotongan dana program Bantuan Produktif Usaha Mikro (BPUM).Tersangka yang ditahan itu berinisial S warga Desa Dasri Kecamatan Tegalsari selaku koordinator penerima bantuan.

"Memang benar kita mengambil langkah antisipasi, dengan melakukan penahanan. agar tidak menimbulkan korban bertambah banyak lagi," ucap Kajari Banyuwangi, Mohammad Rawi melalui Kasi Pidsus, I Gede Eka Sumahendra, Jumat,01 April 2022.

Gede menjelaskan, tersangka mengumpulkan sebanyak 2.427 orang calon penerima bantuan dari Kementerian Koperasi dan UKM. Selanjutnya penerima yang sudah cair, sekitar 1.253 orang, masing-masing penerima yang seharusnya mendapat bantuan sebesar Rp. 1,2 juta justru dipotong. Ada sekitar 550 orang penerima yang dananya diduga disunat.

Baca Juga: Satreskrim Polresta Banyuwangi Berhasil Ungkap Sindikat Pencurian Ternak Sapi, Lima Pelaku Diamankan

"Potongannya bervariasi antara Rp. 300 ribu hingga Rp. 400 ribu, dengan dalih biaya administrasi maupun biaya pengurusan," jelas Gede.

Dalam kasus ini, penyidik telah mengamankan laptop yang digunakan tersangka dalam menginput data, ada juga dokumen pengajuan dan bukti setoran para korban.

Sementara itu, Kuasa Hukum S, Eko Sutrisno mengaku menghargai keputusan penyidik Kejaksaan menahan kliennya. Namun disisi lain, pihaknya akan segera mengajukan permohonan

penangguhan penahanan kliennya kepada Majelis Hakim PN Tipikor Surabaya.

Baca Juga: Selesaikan Masalah Hukum Kecil Melalui Mediasi, Kajari Banyuwangi Buka Rumah Restorative Justice

Halaman:

Editor: Hariyadi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X