• Sabtu, 1 Oktober 2022

Penentuan Awal Ramadhan 1443 H, BMKG Siap Pantau Hilal di 34 Lokasi Mulai 1 April 2022

- Senin, 21 Maret 2022 | 10:05 WIB
Ilustrasi pemantauan hilal awal Ramadhan/Pikiran Rakyat
Ilustrasi pemantauan hilal awal Ramadhan/Pikiran Rakyat

KABAR RAKYAT - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) akan melaksanakan rukyat atau pemantauan hilal penentuan awal bulan Ramadhan 1443 H (2022 M) pada hark Jumat, 1 April 2022.

Sebanyak 34 lokasi yang akan dijadikan titik pemantauan hilal diantaranya di Banda Aceh, Tapanuli Tengah (dua lokasi di Pantai Binasi dan Pantai Sindeas), Pariaman, Bengkulu, Tanjung Pinang, Batam (dua tim), Anyer, Tangerang, Jakarta, Pelabuhan Ratu (dua tim), Tegal, Kebumen, Yogyakarta.

Selanjutnya, Malang, Badung, Mataram, Kupang, Waingapu, Alor, Balikpapan, Makassar (dua tim), Donggala, Manado, Kolaka, Gorontalo, Ternate, Ambon, Sorong, Biak, dan Merauke.

Baca Juga: Menko Polhukam Menegaskan Pemerintah Fokus Siapkan Pelaksanaan Pemilihan Umum Tahun 2024

"BMKG akan melaksanakan rukyat hilal pada hari Jumat, 1 April 2021 oleh 34 tim yang tersebar di Indonesia," ujar Kepala Pusat Seismologi Teknik, Geofisika Potensial dan Tanda Waktu BMKG, Rahmat Triyono dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Minggu (20/03) seperti dikutip Kabar Rakyat dari Pikiran Rakyat, Senin 21 Maret 2022.

Rahmat Triyono menjelaskan, konjungsi (ijtimak) awal bulan Ramadhan 1443 H di Indonesia terjadi sebelum matahari terbenam pada hari Jumat, 1 April 2022 pukul 13.24 WIB atau 14.24 WITA atau 15.24 WIT.

Menurut Rahmat, terbenam matahari pada 1 April 2022 paling awal terjadi di Merauke (Papua) pukul 17.43 WIT dan paling akhir pukul 18.48 WIB di Sabang, (Aceh).

"Tinggi Hilal saat matahari terbenam berkisar antara terendah sebesar 1,11 derajat di Jayapura (Papua) sampai dengan tertinggi sebesar 2,19 derajat di Tua Pejat, Mentawai (Sumatera Barat)," jelasnya.

Baca Juga: Wagub Emil Dardak: Yakin Batik Jadi Sektor Ekonomi Jatim yang Mensejahterakan

Rahmat menambahkan, elongasi saat matahari terbenam terkecil terjadi sebesar 2,87 derajat di Merauke (Papua) sampai dengan terbesar 3,46 derajat di Sabang (Aceh).

Sementara umur bulan saat matahari terbenam berkisar dari yang termuda sebesar 2,31 jam di Merauke (Papua) sampai dengan yang tertua sebesar 5,39 jam di Sabang (Aceh).

Kemudian, lag atau selisih terbenam matahari dan terbenam Bulan berkisar antara 6,44 menit di Jayapura (Papua) sampai dengan 11,33 menit di Tua Pejat, Mentawai (Sumatera Barat).

Dan kecerlangan bulan (FIB) saat matahari terbenam berkisar antara 0,06 persen di Merauke (Papua) sampai dengan 0,092 persen di Sabang (Aceh).

"Hasil Rukyat Hilal awal bulan Ramad6an 1443 H pada 1 April 2022 berpotensi kecil untuk terlihat (teramati)," kata Rahmat Triyono.***

(Artikel berita ini sebelumnya juga tayang di https://www.pikiran-rakyat.com/nasional/pr-014033973/proses-penetuan-awal-ramadhan-34-tim-bmkg-siap-pantau-hilal-mulai-1-april-2022)

 

Editor: Hariyadi

Sumber: Pikiran Rakyat

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Hari ini Harga BBM non subsidi Jenis Pertamax Turun

Sabtu, 1 Oktober 2022 | 11:18 WIB

PLN Batalkan Program Kompor Listrik, Berikut Alasannya

Rabu, 28 September 2022 | 11:37 WIB

BPJS Ketenagakerjaan Gandeng KONI Beri Perlindungan Atlet

Selasa, 13 September 2022 | 08:45 WIB
X