• Senin, 3 Oktober 2022

Pemerintah Ijinkan Pemberangkatan Umroh dari Bandara Juanda

- Minggu, 13 Maret 2022 | 10:38 WIB
Tangkapan layar ibadah Haji dan Umroh di Makkah (Instagram/@makkah._madinah._)
Tangkapan layar ibadah Haji dan Umroh di Makkah (Instagram/@makkah._madinah._)

KABAR RAKYAT - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Panjaitan secara resmi mengizinkan pemberangkatan ibadah Umroh dan Perjalanan Luar Negeri melalui Bandara Juanda, Sidoarjo, Jawa Timur.

Kepastian itu disampaikannya usai melakukan Rapat Koordinasi Pembukaan Bandara Juanda untuk Pelaku Perjalanan Luar Negeri (PPLN) termasuk umroh di Hotel JW Marriot Surabaya, Jum’at (11/3).

Rapat koordinasi tersebut diikuti oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Pangdam V Brawijaya Mayjen TNI Nurchahyanto, Kapolda Jatim Irjen. Pol. Nico Afinta, Pakar Epidemiologi Unair Windhu Purnomo, Perwakilan PT. Angkasa Pura, serta Otoritas Bandara Juanda.

Sebelumnya, pemerintah pusat telah membuka kembali pemberangkatan ibadah Umroh mulai 8 Januari 2022 lalu. Namun, keberangkatan dan kepulangan umroh masih melalui Bandara Internasional Soekarno Hatta.

Baca Juga: Diduga Cemarkan Pemkab, Ketua DPC PPP Salwa Arifin Adukan Ketua DPRD ke Polres Bondowoso

Menko Marves mengatakan, meskipun pemberangkatan umroh dan PPLN melalui Bandara Juanda telah dibuka kembali per hari ini, Jum’at (11/3), namun akan efektif dalam beberapa hari menunggu kesiapan berbagai pihak di Jatim.

“Jadi tidak hanya umroh, tapi juga keberangkatan dan kedatangan internasional ya. Prinsipnya sama seperti di Jakarta dan Bali untuk kedatangan internasionalnya. Seperti umroh berangkat dari Jawa Timur, kembali di Jawa Timur,” katanya.

Dijelaskan, sesuai dengan Surat Edaran (SE) Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Nomor 12 Tahun 2022 tanggal 8 Maret 2022 tentang Protokol Kesehatan Perjalanan Luar Negeri pada Masa Pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19), untuk PPLN yang memasuki wilayah Indonesia diberlakukan masa karantina satu hari.

“Jadi ketika datang dilakukan tes PCR di airport atau di hotel atau asrama haji. Bila negatif bisa langsung pulang, tapi bila positif maka harus karantina. Soal paspor kita semua berlaku visa on arrival, jadi apa yang terjadi di Jakarta sama dengan yang terjadi di Surabaya,” ujar Menko Marves Luhut.

Halaman:

Editor: Choiri Kurnianto

Sumber: Pemprov Jatim

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Syaiful Anam Pimpin JMSI Jatim

Sabtu, 20 Agustus 2022 | 16:34 WIB
X