Wartawan Medan Babak Belur Dianiaya 'Suruhan' Pertambangan Ilegal di Mandailing Natal

- Minggu, 6 Maret 2022 | 09:32 WIB
Tangkapan rekaman CCTV yang memperlihatkan aksi pengeroyokan seorang jurnalis di Mandailing Natal,.
Tangkapan rekaman CCTV yang memperlihatkan aksi pengeroyokan seorang jurnalis di Mandailing Natal,.

KABAR RAKYAT - Kekerasan menimpa awak media terbitan Medan, yang dipicu berita aktifitas pertambangan tanpa ijin (Pati) alias ilegal.

Awak media Medan, Jeffry BL (42), bertugas jurnalistik di Mandailing Natal resmi melapor polisi. Kini kasusnya ditangani Polres Mandailing Natal.

Kekerasan menimpak awak media Jeffry, masuk penyelidikan kepolisian, Polda Medan. Barang bukti kekerasan Jurnalis di Mandailing Natal, rekaman kamera pengintai telah diamankan petugas.

Baca Juga: Xiaomi Mi Band 7 Diprediksi Bakal Luncurkan Layar yang Lebih Besar dan Selalu Aktif

Tampak dalam kamera pengintai sejumlah orang bertemu dengan Jeffry. Sebelumnya, ada seorang pria melakukan pemukulan ke arah korban.

Akibat pemukulan itu, Jefri mengalami bengkak dipelipis wajah sebelah kanan dan mengalami luka-luka di kaki kiri.

Info diterima, pelaku kekerasan dari oknum anggota ormas kepemudaan yang diduga membekingi pertambangan emas ilegal di Medan. Kepolisian terus mendalami motif pelaku kekerasan, Jumat, 4 Maret 2022. TKP kekerasan, di salah satu Cafe, di wilayaya Penyabungan, malam, 19.30 WIB.

Baca Juga: Borneo FC Berambisi Raih 3 Poin KontraPersela Lamongan Pekan 29 BRI Liga 1 2021-2022

Jeffry diketahui anggoat PWI (Persatuan Wartawan Indonesia) di Mandailing Natal, Medan.  Belum diketahui secara pasti bagaimana kronologis pemukulan tersebut.

Halaman:

Editor: Choiri Kurnianto

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Artikel Terkait

Terkini

NKRI Resmi Memiliki Tiga Provinsi Baru di Papua

Jumat, 1 Juli 2022 | 09:30 WIB
X