• Jumat, 17 September 2021

Banyak Pejabat Publik di Jember Bingung Bedakan Wartawan Benar dan 'Gadungan'

- Senin, 14 Juni 2021 | 11:05 WIB
Ilustrasi (Foto. Istimewa/PIXABAYA)
Ilustrasi (Foto. Istimewa/PIXABAYA)

KABAR RAKYAT - Sejumlah pejabat publik di Kabupaten Jember, Jawa Timur, mengaku bingung, membedakan antara wartawan asli (memiliki legalitas resmi sesuai Undang-undang Pers) dengan gadungan (palsu).

 

Seperti yang disampaikan oleh salah seorang kepala desa di Kecamatan Pakusari, yang enggan disebutkan namanya. Menurutnya, kantor desa yang ia pimpin berulang kali didatangi oleh sekelompok orang berpakaian preman yang mengaku sebagai wartawan.

 

"Jadi, kami ini bingung membedakan. Nanti kami tolak, kami takut melanggar Undang-undang Pers. Tidak ditolak, kadang menjadi-jadi, tapi berita tidak ada," akui dia, Minggu (13/06/2021).

Baca Juga: Gubernur Khofifah Harap Tahun Ini SMK Kelas Industri Animator Dibangun Di KEK Singhasari

Dirinya meminta stake holder terkait, bisa memberikan pencerahan kepada seluruh pemerintah desa.

 

"Setahu saya wartawan pakai seragan dan membawa id card. Tolong kami beri edukasi dan pemahaman. Tujuannya, biar kami tidak salah," pintanya.

Halaman:

Editor: Choiri Kurnianto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

BEM UNIBA Gandeng Polresta Gelar Vaksinasi Mahasiswa

Jumat, 17 September 2021 | 05:10 WIB

Pemkab Fasilitasi MUI Jember Gedung Sekretariat

Kamis, 16 September 2021 | 16:23 WIB
X