• Minggu, 27 November 2022

AJI Jember Dukung Polres Bondowoso Tindak Tegas Pemerasan Berkedok Wartawan

- Kamis, 17 Februari 2022 | 07:19 WIB
Lambang Aliansi Jurnalis Independen (Nur Alifah Bahsa)
Lambang Aliansi Jurnalis Independen (Nur Alifah Bahsa)

KABAR RAKYAT - Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kota Jember mendukung langkah Polres Bondowoso yang menangkap dua orang yang mengaku berprofesi sebagai wartawan untuk menjalankan praktik pemerasan.

“Pemerasan merupakan tindak pidana murni yang masuk ranah KUHP. Sehingga tindakan tersebut tidak dilindungi oleh UU No 40 Tahun 1999 tentang Pers. UU Pers merupakan produk dan amanat reformasi yang tidak seharusnya disalahgunakan oleh pihak tertentu,” Ketua AJI Jember, Ira Rachmawati.

Keterangan resmi yang disampaikan Polres Bondowoso pada Rabu (16/2/2020), pemerasan dilakukan terhadap seorang kepala SD Negeri yang ada di Kecamatan Sumberwringin, Kabupaten Bondowoso.

Baca Juga: Diduga Melakukan Pemerasan, Polres Bondowoso Tangkap Dua Orang Mengaku Wartawan

Modus yang digunakan adalah dengan mencari-cari kesalahan kepala sekolah dalam pelaksanaan Program Indonesia Pintar.

Dua pelaku yang yang mengaku sebagai wartawan dari media siber ini lantas meminta uang sebesar Rp 5 juta untuk menghapus pemberitaan, dengan kedok “advertorial”.

Menurut Ira, modus advertorial memang kerap digunakan oleh pihak-pihak yang mencatut profesi wartawan untuk melakukan pemerasan dengan mencari-cari kesalahan narasumber.

 AJI Jember sebagai bagian dari AJI Indonesia, membawahi wilayah kerja yakni Jember, Bondowoso, Banyuwangi, Lumajang dan Situbondo.

Baca Juga: Polresta Banyuwangi Ringkus Dua Penjual Pupuk Subsidi Keluar Daerah

Halaman:

Editor: Hariyadi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X