• Minggu, 13 Juni 2021

Mahasiswa Tasikmalaya Gelar Aksi Menolak Pelemahan KPK

- Jumat, 11 Juni 2021 | 14:57 WIB
Koalisi Masyarakat Dan Rakyat Tasikmalaya (KMRT)
Koalisi Masyarakat Dan Rakyat Tasikmalaya (KMRT)

KABAR RAKYAT - Mahasiswa yang tergabung di Koalisi Masyarakat Dan Rakyat Tasikmalaya (KMRT) gelar aksi menolak segala upaya pelemahan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), terjadi di Internal KPK.

 

Aksi tersebut di laksanakan di halaman Tugu Lam Alif Kantor Pemerintahan Kabupaten Tasikmalaya , dan  di lanjutkan ke alun-alun Singaparna, Kamis (10/06/2021).

 

Presiden KMRT Arif Rahman Hakim mengungkapkan, dalam  upaya untuk melemahkan KPK ini bukan hal yang pertama kalinya terjadi. Banyak kita ketahui bersama bahwa 2019 KPK diperlemah lewat aturan-aturan ataupun dengan merevisi UU KPK yang efeknya hari ini benar-benar terjadi.

Baca Juga: Lokakarya UPTD Puskesmas Mangunreja Tasikmalaya 

"Adapun aturan yang mengalihkan korp pegawai KPK menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN) ini, menjadikan KPK tidak lagi menjadi lembaga independen artinya akan banyak yang mengintervensi lembaga yang menjadi harapan banyak masyarakat tersebut dalam memberantas membersihkan korupsi di negara ini",ujarnya Arif Rahman Hakim Presiden KMRT kepada Kabarrakyat usai aksi.

 

Arif Rahman Hakim  mengatakan, upaya-upaya pelemahan KPK tidak berhenti sampai sana, Hari ini 75 pegawai KPK di nonaktifkan oleh pimpinan KPK dengan dasar hasil tes wawasan kebangsaan (TWK). Menurut kami itu tidak sesuai serta janggal, dan yang paling kami pertanyakan adalah orang-orang yang di Nonaktifkan itu adalah orang-orang yang kita ketahui bersama kinerjanya baik dan berintegritas dan telah menangani kasus-kasus besar yang melibatkan petinggi-petinggi negara dan menjadi atensi nasional," Katanya.

Halaman:

Editor: Budi Setiawan

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X