• Minggu, 22 Mei 2022

Perkuat Komunikasi Publik Presidensi G20 Indonesia 2022, Menkominfo: Pemerintah Bentuk Tim Jubir

- Selasa, 25 Januari 2022 | 01:28 WIB
Perkuat Komunikasi Publik Presidensi G20 Indonesia 2022, Menkominfo: Pemerintah Bentuk Tim Jubir (Kominfo for KabarRakyat)
Perkuat Komunikasi Publik Presidensi G20 Indonesia 2022, Menkominfo: Pemerintah Bentuk Tim Jubir (Kominfo for KabarRakyat)

KABAR RAKYAT - Menindaklanjuti instruksi Presiden Joko Widodo untuk memperkuat komunikasi publik penyelenggaraan Presidensi G20 Indonesia, Pemerintah akan membentuk tim juru bicara untuk forum dalam Presidensi G20 Indonesia.

Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate menyatakan usulan ditujukan untuk membangun kekompakan, kolaborasi, dan kepercayaan dalam negeri melalui sosialisasi dan promosi Presidensi G20 Indonesia.

“Kami mendiskusikan beberapa kebijakan yang berkaitan atau menindaklanjuti Instruksi Bapak Presiden yaitu strategi komunikasi G20 harus dilakukan secara masif, baik di dalam negeri dan untuk masyarakat internasional. Jadi hari ini kami mengambil beberapa keputusan, yang pertama usulan penunjukkan juru bicara,” ujarnya usai mengikuti Rapat Komunikasi Publik Presidensi G20 Indonesia di Hotel Fairmont Jakarta Pusat, Senin (24/01/2022).

Menurut Menteri Johnny, usulan juru bicara untuk Serpha Track diketuai oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dan Menteri Luar Negeri Retno Marsudi. Adapun Finance Track, juru bicara dipimpin Menteri Keuangan Sri Mulyani Wakil Ketua oleh Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo.

“Sedangkan komunikasi yang umum terkait penyelenggaraan akan dilakukan oleh saya sebagai Menteri Kominfo, dan secara khusus komunikasi isu-isu terkait dengan kebijakan presiden dari Istana Presiden akan dilakukan oleh Kepala Staf Presiden, Pak Moeldoko,” jelasnya.

Baca Juga: Migran Indonesia dari Malaysia Tiba di Jatim, Gubernur Khofifah: Karantina Telah Disiapkan

Menkominfo menyatakan kegiatan sosilaisasi dan promosi Presidensi G20 Indonesia harus dilakukan dengan baik.

“Karena ada banyak sasaran-sasaran dan target G20 Summit ini untuk kepentingan domestik Indonesia sendiri maupun untuk kepentingan emerging nation, negara-negara yang seperti kita yang kita wakili,” ungkapnya.

Menurut Menteri Johnny, sasaran Presidensi G20 Indonesia berkaitan dengan kepentingan dunia, khususnya menyangkut tiga isu prioritas yakni arsitektur kesehatan global yang inklusif, transformasi digital khususnya untuk mendukung perekonomian dan transisi energi.

Halaman:

Editor: Choiri Kurnianto

Sumber: Kemenkominfo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X