• Minggu, 22 Mei 2022

Hindari Penimbunan Minyak Goreng Kemasan, Polri Bentuk Tim Monitoring di Daerah

- Sabtu, 22 Januari 2022 | 12:01 WIB
Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen. Pol. Dr. Ahmad Ramadhan, S.H., M.H., M.Si./tribatanews.polri.go.id
Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen. Pol. Dr. Ahmad Ramadhan, S.H., M.H., M.Si./tribatanews.polri.go.id

KABAR RAKYAT - Polri menyiapkan sejumlah langkah untuk mencegah adanya penimbunan minyak goreng kemasan seiring dengan adanya kebijakan minyak goreng satu harga sebesar Rp. 14 ribu per liter dari pemerintah.

Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen. Pol. Dr. Ahmad Ramadhan, S.H., M.H, M.Si. menjelaskan, Polri akan membentuk tim monitoring ke wilayah. Monitoring dilakukan untuk menghindari aksi borong dan penimbunan.

"Polri membentuk tim monitoring ke wilayah, lakukan monitoring kegiatan produksi, distribusi dan penjualan minyak goreng, lakukan penindakan bila ada upaya aksi borong dan penimbunan, khususnya minyak goreng kemasan premium," ucap Karo Penmas Divisi Humas Polri seperti dikutip Kabar Rakyat dari tribatanews.polri.go.id, Sabtu 22 Januari 2022.

Baca Juga: Kemendag Buka Layanan Pengaduan Pantau Implementasi Penerapan Minyak Goreng Satu Harga

Brigjen Pol.Dr. Ahmad Ramadhan mengatakan pihaknya juga berkoordinasi dengan sejumlah instansi terkait di daerah untuk mengeluarkan regulasi yang mengatur pembatasan setiap pembelian minyak goreng maksimal 2 liter.

"Berkoordinasi dengan Kemendag RI dan Dinas Perdagangan Provinsi/Kota/Kabupaten untuk mengeluarkan peraturan pelaksanaan/teknis penjualan minyak goreng satu harga, yakni Rp 14 ribu per liter yang dibatasi 2 liter setiap pembelian, guna antisipasi adanya aksi borong dan penimbunan," ucapnya.

Jenderal Bintang Satu itu juga menyebut bahwa pihak yang melakukan penimbunan akan terjerat Pasal 107 UU No 7 Tahun 2014 tentang Penimbunan.

"Hal ini sesuai Pasal 107 UU No 7 Tahun 2014 tentang Penimbunan dengan ancaman 5 tahun atau denda 50 miliar," ucapnya.

Baca Juga: Menkominfo Ajak Media Sukseskan MotoGP Mandalika 2022, Dihelat Bulan Maret

Sebelumnya, pengelola ritel sudah mulai menyediakan minyak goreng satu harga Rp 14 ribu per liter. Penyediaan minyak goreng ini sudah dimulai per hari ini.

Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) Roy Mandey memastikan penjualan minyak goreng seharga Rp 14 ribu per satu liter sudah tersedia di seluruh gerai retail modern di Indonesia.

"Kami menyediakan minyak goreng, baik kemasan sederhana maupun premium, dengan ukuran mulai per 1 liter dijual dengan harga yang sama, yakni Rp 14 ribu," kata Roy dalam keterangannya.***

Editor: Hariyadi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X