• Senin, 4 Juli 2022

Kapolresta Banyuwangi Respon Isu Pembantaian di Pakel

- Jumat, 14 Januari 2022 | 18:58 WIB
Kapolresta Banyuwangi Kombes.Pol.Nasrun Pasaribu
Kapolresta Banyuwangi Kombes.Pol.Nasrun Pasaribu

KABAR RAKYAT - Kapolresta Banyuwangi, Kombes Pol Nasrun Pasaribu, SIK, MH, membantah jika telah terjadi pembantaian terhadap warga di Desa Pakel, Kecamatan Licin. Namun dia membenarkan jika pada Jumat dini hari (14/1/2022), ada sejumlah anggota kepolisian yang berpatroli di wilayah Polsek Licin.

Buntut keributan sekelompok warga mengatasnamakan Kelompok Rukun Tani Sumberejo di Desa Pakel dengan aparat kepolisian Polresta Banyuwangi,Jumat Dini hari ( 14/1/2022), diduga kuat adanya miskomunikasi. Polisi yang malam itu melakukan patroli mendadak dihadang oleh kelompok tani yang sudah lama mengklaim ahli waris ta ah Pakel yang kini dikuasai PT Bumi Sari. Kejadian ini sempat memicu kericuhan dengan kepolisian yang pada kejadian melakukan kegiatan Kantibmas.

“Saat ini kita sedang melakukan penyelidikan dan pendalaman. Yang pasti kami akan melakukan penegakan hukum. Jika ada pelanggaran hukum, baik dilakukan oleh warga maupun anggota kepolisian, akan kita tindak tegas,”tegas Kapolresta Kombes Pol.Nasrun Pasaribu, Jumat (14/1/2022).

Kapolresta Banyuwangi mengaku prihatin ada upaya nekat warga Pakel melawan petugas ketiga menjalankan tugas yang diembannya. Yang membuat tidak nyaman dalam persitiwa Jumat dini hari itu diisukan polisi melakukan pembantaian warga Pakel.

"Jika anggota kami melakukan kekerasan maka akan diberikan sanksi sesuai aturan yang ada, begitupun jika ternyata warga yang melakukan pidana maka akan dilakukan penegakkan hukum sebagaimana mestinya. Dengan demikian maka akan selaras dengan Harkamtibmas," tandaw Kombes Pol.Nasrun Pasaribu.

Klaim atas tanah oleh warga yang mengatasnamakan Kelompok Rukun Tani Sumberejo sudah puluhan tahun terjadi dengan pemegang HGU PT Bumi Sari. Warga sejak lama berharap tanah tersebut diserahkan kepada warga.

Editor: Richard De Mas Nre

Tags

Terkini

NKRI Resmi Memiliki Tiga Provinsi Baru di Papua

Jumat, 1 Juli 2022 | 09:30 WIB
X