Kemenkes Terbitkan Surat Edaran Pencegahan Dan Pengendalian Covid-19 Varian Omicron

- Rabu, 5 Januari 2022 | 20:14 WIB
Omicron/Pikiran Rakyat.com
Omicron/Pikiran Rakyat.com

KABAR RAKYAT - Kasus konfirmasi covid-19 varian baru Omicron di Indonesia lambat laut semakin meningkat. Berdasarkan update yang disampaikan oleh Kementerian Kesehatan, tercatat ada 92 kasus baru per tanggal 4 Januari 2022.

Saat ini total kasus Omicron menjadi 254 kasus terdiri dari 239 kasus dari pelaku perjalanan internasional (imported case) dan 15 kasus transmisi local.

Untuk mencegah meluasnya penularan,Kemenkes menerbitkan Surat Edaran (SE) baru mengenai pencegahan dan pengendalian kasus covid-19 varian Omicron yakni, SE Nomor HK.02.01/MENKES/1391/2021.

Baca Juga: Antisipasi Omicron, Komisi IV DPRD Banyuwangi Minta Satgas Covid-19 Awasi Penerapan Protokol Kesehatan

''Mayoritas (penularan) masih didominasi pelaku perjalanan luar negeri. Dari hasil pemantauan, sebagian besar kondisinya ringan dan tanpa gejala. Gejala paling banyak adalah batuk (49%) dan pilek (27%),'' kata Juru Bicara Vaksinasi Vovid-19 Kementerian Kesehatan dr. Siti Nadia Tarmizi seperti dikutip Kabar Rakyat dari laman kemenkes.go.id, Rabu 05 Januari 2022.

Seperti yang kita tahu, Omicron memiliki tingkat penularan yang jauh lebih cepat dibandingkan varian Delta. Sejak ditemukan pertama kali pada 24 November 2021 di Afrika Selatan, kini Omicron telah terdeteksi di lebih dari 110 negara dan diperkirakan akan terus meluas. Di level nasional, pergerakan Omicron juga terus meningkat sejak pertama kali dikonfirmasi pada 16 Desember 2021.

Terbitnya aturan tersebut untuk memperkuat sinergisme antara pemerintah pusat dengan pemerintah daerah, fasilitas pelayanan kesehatan, SDM Kesehatan dan para pemangku kepentingan lainnya sekaligus menyamakan persepsi dalam penatalaksanaaan pasien konfirmasi positif COVID-19.

Baca Juga: Cegah Omicron,Bupati Banyuwangi Minta Satgas Awasi Ketat Kedatangan Orang Dari Luar Daerah

Selain itu, Kemenkes juga mendorong daerah untuk memperkuat kegiatan 3T (Testing, Tracing, Treatment), aktif melakukan pemantauan apabila ditemukan cluster-cluster baru COVID-19 dan segera melaporkan dan berkoordinasi dengan pusat apabila ditemukan kasus konfirmasi Omicron di wilayahnya.

Halaman:

Editor: Hariyadi

Sumber: Kemenkes.go.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X