Pemkab Banyuwangi Resmi Bentuk OPD Baru Dinas Pemadam Kebakaran Dan Penyelamatan

- Selasa, 4 Januari 2022 | 06:44 WIB
Bupati Banyuwangi,Ipuk Fiestiandani lantik pejabat OPD baru Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan/banyuwangikab.go.id
Bupati Banyuwangi,Ipuk Fiestiandani lantik pejabat OPD baru Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan/banyuwangikab.go.id

KABAR RAKYAT - Pemerintah Kabupaten Banyuwangi resmi membentuk satu Organisasi Perangkat Daerah (OPD) baru yakni Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan sebagai tindak lanjut atas Perubahan Kedua Perda No. 8 Tahun 2016 tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah.

Sebelumnya pemadam kebakaran menjadi salah satu bidang di  Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).  Peresmian OPD Baru di awal tahun 2022 ditandai dengan dilantiknya pejabat yang mengisi Dinas Damkar, di Kantor Pemkab Banyuwangi, Senin,03 Januari 2022.

Pelantikan dipimpin langsung Bupati Ipuk Fiestiandani. Selain itu, lantaran Dinas Damkar sudah resmi menjadi SKPD mandiri, maka pada moment tersebut Bupati Ipuk juga melantik pejabat Satpol PP Banyuwangi.

Baca Juga: Mengawali Tahun 2022 Sebanyak 128 Personil Polresta Banyuwangi Naik Pangkat

Terdapat 14 pejabat yang dilantik antara lain, Wawan Yadmadi sebagai Kepala Satpol PP, dan Anacleto Da Silva sebagai Sekretaris Satpol PP. Selain itu, Bupati Ipuk juga melantik Wahyudi Eko Prasetyo sebagai Kepala Bidang (Kabid) Pencegahan Dinas Damkar dan Sultoni Munir sebagai Kabid Pemadaman dan Penyelamatan Dinas Damkar.

Ipuk menekankan bahwa semua pejabat yang dilantik harus mampu menggerakkan organisasi dengan baik. Mampu menjaga kekompakan dan membangun team work yang mampu memberikan pelayanan terbaik untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat Banyuwangi. 

“Kita harus bekerja out of the box. Bukan kerja yang biasa-biasa saja, tetapi harus bekerja luar biasa dan menggunakan cara-cara baru. Inovasi harus terus dikembangkan di mana pun bapak dan ibu bertugas,” tegasnya.

Baca Juga: Menkes RI Imbau Semua Pihak Waspadai Kenaikan Kasus Omicron di Dunia

Bupati Ipuk juga meminta menggarisbawahi, kekurangan sumber daya manusia (SDM) yang terbatas bukan alasan untuk mengeluh. 

Halaman:

Editor: Hariyadi

Sumber: banyuwangikab.go.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X