Menkes RI Imbau Semua Pihak Waspadai Kenaikan Kasus Omicron di Dunia

- Senin, 3 Januari 2022 | 20:00 WIB
Ilustrasi Omicron ?Deskjabar-Pikiran Rakyat.com
Ilustrasi Omicron ?Deskjabar-Pikiran Rakyat.com

KABAR RAKYAT - Menteri Kesehatan RI, Budi Gunadi Sadikin mengimbau semua pihak untuk tetap waspada menghadapi lonjakan kasus Omicron di seluruh dunia. Menkes bersyukur bahwa angka kasus Omicron di Indonesia relatif lebih rendah jika dibandingkan populasi dan luas geografis negara Indonesia.

“Ini berhubung karantina kita sudah cukup ketat, kita berhasil menahan masuknya Omicron ke dalam. Tapi dari 152, kita tahu 6 sudah merupakan transmisi lokal. Ada yang datang dan sebagian besar di Jakarta, tapi ada juga yang datang dari Medan dan juga dari Bali dan Surabaya. Jadi kita tetap harus selalu waspada,” imbuh Menkes, Budi Gunadi usai  Ratas Bersama Presiden RI, seperti dilansir Kabar Rakyat dari laman presidenri.go.id, Senin 03 Januari 2021.

Dari 152 kasus Omicron di Indonesia, lebih dari setengahnya adalah pasien tanpa gejala. Adapun setengahnya lagi adalah pasien bergejala ringan, tidak membutuhkan bantuan tambahan oksigen, dengan saturasi oksigen masih berada di atas 95 persen. Sejumlah 34 orang atau 23 persennya sudah dinyatakan sembuh dan kembali ke rumah.

Baca Juga: Demo Sopir Truk Logistik Tolak ODOL Macetkan Akses Keluar Masuk Pelabuhan Ketapang Banyuwangi

“Jadi kita melihat bahwa sampai sekarang tidak ada yang membutuhkan perawatan yang serius di rumah sakit, cukup dikasih obat dan vitamin mereka sudah bisa kembali ke rumah,” lanjutnya.

Menkes menjelaskan bahwa varian Omicron, mekipun secara klinis bisa melalui antibodi yang berasal dari vaksin, namun sel T atau T cell masih memberikan perlindungan dengan cukup baik. Hal tersebut juga menjelaskan mengapa tingkat pasien yang fatal dan masuk ke rumah sakit lebih rendah.

Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan menjelaskan bahwa selain karena disiplin menerapkan protokol kesehatan, pemerintah juga rutin menggelar pemantauan dan melakukan evaluasi. Dengan demikian, pandemi Covid-19 di Indonesia masih dalam situasi terkendali hingga saat ini.

“Pengalaman kita sendiri juga sudah bagus dan kalau anda lihat, saya sudah jelaskan tadi, hampir tidak ada, yang saya tahu di dunia ini sekarang, yang seperti kita telatennya menangani Covid ini. Artinya, terpadu, terintegrasi, holistik, dan ada meeting reguler yang dilakukan dari mulai pimpinan tertinggi sampai ke bawah. Itu salah satu yang membuat kita mungkin pada posisi seperti sekarang ini,” ujar Menko Luhut.

Baca Juga: Awas! Google Masih Dapat Melacakmu, Segera Ubah Pengaturan Berikut Ini

Halaman:

Editor: Hariyadi

Sumber: presidenri.go.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X