• Sabtu, 1 Oktober 2022

Pemerintah Batalkan Penerapan PPKM Level 3 Serentak Saat Natal 2021 dan Tahun Baru 2022.

- Selasa, 7 Desember 2021 | 07:25 WIB
Menko Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Panjaitan/Pikiran Rakyat.com
Menko Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Panjaitan/Pikiran Rakyat.com

 

KABAR RAKYAT,Jakarta - Pemerintah membatalkan penerepan PPKM Level 3 periode Natal Tahun 2021 dan Tahun Baru 2022 di seluruh wilayah Indonesia. Penerapan level PPKM selama Nataru akan tetap mengikuti asesmen situasi pandemi sesuai yg berlaku saat ini, tetapi dengan beberapa pengetatan.

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan yang merupakan Koordinator Penanganan PPKM wilayah Jawa-Bali mengatakan, Penanganan Pandemi Covid-19 di Indonesia menunjukkan perbaikan yang signifikan dan terkendali pada tingkat yang rendah. Indonesia sejauh ini berhasil menekan angka kasus konfirmasi Covid-19 harian dengan stabil di bawah angka 400 kasus. Kasus aktif dan jumlah yang dirawat di RS menunjukkan tren penurunan dalam beberapa hari ke belakang.

Perbaikan penanganan Pandemi Covid-19 juga terlihat dari tren perubahan level PPKM kabupaten kota di Jawa Bali. Berdasarkan assessmen per 4 Desember, jumlah kabupaten kota yang tersisa di level 3 hanya 9,4 persen dari total kabupaten/kota di Jawa-Bali atau hanya 12 kabupaten/kota saja.

Baca Juga: Presiden Jokowi Kunjungi Lokasi Bencana Erupsi Semeru

Meski demikian, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan menekankan bahwa semua pihak perlu meningkatkan kewaspadaan terutama mengingat munculnya varian baru Omicron yang sudah dikonfirmasi di beberapa negara.

Penyebaran Varian Omicron di berbagai negara dunia terindikasi lebih cepat dan meningkatkan kemungkinan reinfeksi. Namun temuan awal dari Afrika Selatan menunjukkan tingkat keparahan dan tingkat kematian akibat varian Omicron relatif terkendali, meski masih butuh waktu dan tambahan data untuk mendapatkan informasi yang lebih valid.

“ Syarat perjalanan akan tetap diperketat,terutama diperbatasan penumpang dari luar negeri,namun kebijakan PPKM di masa Nataru (Natal dan Tahun Baru) akan dibuat lebih seimbang dengan disertai aktivitas testing dan tracing yang tetap digencarkan,” terang Menko Luhut dalam keterangan persnya Senin kemarin seperti dilansir Kabar Rakyat dari maritim.go.id,Selasa 7 Desember 2021.

Baca Juga: Erupsi Gunung Semeru, Jokowi Sigap Langkah Tanggap Darurat Mencari Korban untuk Berikan Layanan

Diapun lantas menjelaskan, perbatasan Indonesia akan tetap diperketat dengan syarat untuk penumpang dari luar negeri adalah hasil tes PCR negatif maksimal 2×24 jam sebelum keberangkatan, serta melakukan karantina selama 10 hari di Indonesia.

Halaman:

Editor: Hariyadi

Sumber: maritim.go.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Hari ini Harga BBM non subsidi Jenis Pertamax Turun

Sabtu, 1 Oktober 2022 | 11:18 WIB

PLN Batalkan Program Kompor Listrik, Berikut Alasannya

Rabu, 28 September 2022 | 11:37 WIB

BPJS Ketenagakerjaan Gandeng KONI Beri Perlindungan Atlet

Selasa, 13 September 2022 | 08:45 WIB
X