• Senin, 17 Januari 2022

Menteri PPPA Bintang Puspayoga Berharap Kepolisian Menuntaskan Kasus Mahasiswi di Malang,

- Senin, 6 Desember 2021 | 09:52 WIB
Menteri PPPA, Bintang Puspayoga saat memberikan keterangan Pers/Kementerian PPPA
Menteri PPPA, Bintang Puspayoga saat memberikan keterangan Pers/Kementerian PPPA

KABAR RAKYAT - Menteri PPPA Bintang Puspayoga ikut bela sungkawa kepada korban almarhumah mahasiswi PTN di Malang. Dan meminta kepolisian bisa tuntas menangani kasus kekerasan perempuan yang menimpanya, sesuai hukum yang berlaku.

 “Kami menyatakan duka cita yang mendalam atas kasus yang menimpa salah satu mahasiswi di Malang. Saya bisa membayangkan beban mental yang ditanggung oleh korban dan keluarganya. Sudah sepantasnya pada korban dan keluarganya dan berpihak pada korban," jelas Bintang Puspayoga, Menteri Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak di laman Kementerian.

"Kami mendukung langkah cepat dari Bapak Kapolri dan semua jajarannya khususnya terhadap Kepolisian Daerah Jawa Timur dan berharap agar kasus ini dapat diselesaikan sesuai hukum yang berlaku,’’tegas Menteri Bintang yang dilansir KabarRakyat dari laman Kementerian PPPA, Senin 6 Desember 2021.

Baca Juga: Sebelum Bunuh Diri Mahasiswi NWR Sempat Curhat Menulis Pesan di Quora, Simak Kisah Pilunya

Menteri Bintang menambahkan selama ini pihak Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) gencar menyuarakan dan menolak segala bentuk kekerasan terhadap perempuan dan anak.

Kasus NRW ini menyadarkan dan memicu kita semua untuk lebih aktif melakukan pencegahan agar tidak timbul lagi korban.

 ‘’Kasus yang menimpa almarhumah ini adalah bentuk Dating Violence atau Kekerasan Dalam Berpacaran, di mana kebanyakan korban. Setiap bentuk kekerasan adalah pelanggaran HAM," ungkapnya.

Ditambahkan, Kekerasan dalam pacaran adalah suatu tindakan yang dapat merugikan salah satu pihak dan berakibat kesengsaraan atau penderitaan secara fisik, seksual atau psikologis, termasuk ancaman tindakan tertentu, pemaksaan atau perampasan kemerdekaan hak secara sewenang-wenang kepada seseorang, baik yang terjadi di depan umum atau dalam kehidupan pribadi. 

"Kami juga berpesan kepada seluruh perempuan dan anak yang menjadi korban kekerasan, kalian bisa melapor ke layanan dan penjangkauan korban di SAPA 129 atau bisa menghubungi Call Centre 08111-129-129 agar segera mendapatkan pertolongan,’’ ujar Menteri Bintang.

Halaman:

Editor: Hariyadi

Sumber: Kementerian PPPA

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X