• Senin, 17 Januari 2022

Jalur Wisata Bromo Kembali Dibuka Kapolres Probolinggo Minta Wisatawan Tetap Disiplin Prokes

- Sabtu, 4 Desember 2021 | 12:08 WIB
Kapolres Probolinggo AKBP. Teuku Arsya Kadafi
Kapolres Probolinggo AKBP. Teuku Arsya Kadafi

KABAR RAKYAT – Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) kembali membuka 4 jalur wisata gunung Bromo setelah kabupaten Probolinggo dinyatakan PPKM level 2. Dibukanya jalur wisata utama andalan Jawa Timur, ini diharapkan mampu mempercepat pemulihan ekonomi.

Dibukanya jalur wisata gunung Bromo setidaknya memberikan harapan bagi pelaku usaha sektor pariwisata di Jawa Timur, yang selama ini terdampak pandemi covid 19. Dibukanya 4 jalur oleh TNBTS khususnya di pintu utama wisata gunung Bromo jalur Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo menjadi pematik pemulihan  ekonomi.  Meski demikian, wisatawan diwanti-wanti  tetap wajib menjaga protokol kesehatan.

Menanggapi dibukanya jalur gunung Bromo via Probolinggo Kapolres Probolinggo AKBP.Teuku Arsya Kadafi  meminta wisatawan tetap mengedepankan prokes serambi berlibur. “ Alhamdulillah saat ini kabupaten Probolinggo masuk asessment level 2. Ini harus kita jaga bersama dengan menerapkan prokes 5 M, serta peningkatan vaksinasi khususnya utk warga lansia.

Terkait dengan tempat wisata saat ini sudah dapat dibuka dengan menerapkan prokes ketat dan penggunaan akses peduli lindungi. Semoga perputaran ekonomi Kabupaten Probolinggo pada umumnya dan pengusaha pariwisata bisa recovery,” kata Kapolres Probolinggo AKBP.Teuku Arsya Kadafi kepada Kabar Rakyat.id,Sabtu (4/11).

Dibukanya jalur Probolinggo disambut gembira pengelola hotel dan restauran di Kecamatan Sukapura. Disisi lain wisatawan juga kembali antusias menikmati indahnya gunung Bromo yang sudah lama ditutup. Seperti diungkap Lidia wisatawan dari Surabaya, ketika tahu jalur Probolinggo dibuka langsung naik ke puncak. “ Pandemi membuat kita semua stres dan jenuh. Hari ini kita ke Bromo untuk penik tapi prokes harus dijaga sih biar semuanya sehat dan terhidar dari ancaman virus Covid-19,” tuturnya.

Ketua PHRI Kabupaten Probolinggo Digdoyo Djamaludinmengatakan, dengan PPKM level 2 pihaknya berharap bisa dijaga bersama-sama. Karena menurutnya posisi ini sangat ditunggu-tunggu oleh masyarakat agar pemulihan usaha sektor wisata bisa segera dipulihkan. “ Semua harus menjaga level 2 ini dengan serius, masyarakat harus sadar protokol kesehatan, sehingga ekonomi bisa segera dipulihkan. Prokes di hotel dan restauran menjadi syarat mutlak agar tamu-tamu bisa terproteksi semuanya. Mari kita dukung upaya pemerintah untuk vaksinasi, maker wajib digunakan karena ancaman virus Covid-19 itu masih nyata,” harap Digdoyo Djamaludin.  

Di gunung Bromo sendiri TNBTS menerapkan aturan quota pengunjung 25 persen. Seperti diungkapkan Novita Kusuma Wardani Plt. Balai Besar TNBTS sperti spot wisata bukit cinta dibatasi 31 orang wisatawan. Sementara di bukit Kedaluh dibatasi 107 orang, Bukit savana (teletabis) 319 orang wisatawan. Demikian juag spot penanjakan dibatasi 222 orang dan untuk Bukit mentigen hanya 55 orang wisatawan.  

Editor: Richard De Mas Nre

Tags

Terkini

Sediakan Tarian Telanjang Heroes Cafe Digrebek Polisi

Sabtu, 15 Januari 2022 | 11:34 WIB

Kapolresta Banyuwangi Respon Isu Pembantaian di Pakel

Jumat, 14 Januari 2022 | 18:58 WIB
X