• Selasa, 30 November 2021

Gus Yaqut Bersama Menteri Haji Saudi Bahas Umrah, Menag: Insyaallah Segera Akan Ada Kabar baik

- Rabu, 24 November 2021 | 11:48 WIB
Pertemuan Gus Yaqut dengan Menteri Haji dan Umrah Arab Saudi H.E Tawfiq F. Al-Rabiah di Makkah, Senin, 22 November 2021. (kemenagri.go.id)
Pertemuan Gus Yaqut dengan Menteri Haji dan Umrah Arab Saudi H.E Tawfiq F. Al-Rabiah di Makkah, Senin, 22 November 2021. (kemenagri.go.id)

KABAR RAKYAT- Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas berbagi kabar terbaru dari Arab Saudi. Menag mengatakan, pembicaraan dengan otoritas haji dan umrah Saudi mengalami kemajuan yang menggembirakan.

Hal ini disampaikan Menag Yaqut usai bertemu dengan Menteri Haji dan Umrah Arab Saudi H.E Tawfiq F. Al-Rabiah di Makkah, Senin, 22 November 2021.

“Alhamdulillah, hari ini saya bertemu dengan Menteri Haji dan Umrah Arab Saudi Tawfiq F. Al-Rabiah di Makkah. Menteri Tawfiq mengatakan bahwa Indonesia adalah prioritas dalam masalah haji dan umrah,” tegas Menag Yaqut usai melakukan pertemuan,melalui situs resmi milik kementerian Agama RI, Kemenag.go.id yang dikutip oleh Kabar Rakyat, Rabu, 24 November 2021.

Gus Yaqut, sapaan akrab Menag, berharap jemaah Indonesia bisa segera melepas kerinduannya untuk menunaikan ibadah umrah

"Kita sangat berharap semoga hal itu tidak lama lagi,” ujar Gus Yaqut.

Baca Juga: Panglima TNI Lakukan Kunjungan ke Markas Besar Kepolisian Sekaligus Diskusi Hal Ini

Menurut Menag, hasil pertemuannya dengan Menteri Haji Saudi cukup progresif dan efektif. Hal itu tidak terlepas dari diskusi awal (Senior Official Meeting) yang dilakukan Wakil Menteri Haji Saudi dengan tim Kementerian Agama yang dikomandoi Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU), Staf Khusus Menteri Agama, dan tim Konsul Haji Jeddah. 

Diskusi kedua pihak akan terus dilakukan secara intensif. Kementerian Agama akan menyusun skenario dan timeline pemberangkatan jemaah umrah dari Indonesia secepat mungkin.

Penerapan protokol kesehatan atau prokes akan menjadi aspek paling penting dalam pengaturan penyelenggaraan umrah. Rumusan itu selanjutnya disampaikan kepada Kementerian Haji Saudi untuk dipelajari.

Halaman:

Editor: Ayu Nida

Sumber: Kemenag

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X