• Jumat, 17 September 2021

Komisi I DPRD Banyuwangi Audensi Warga Desa Parangharjo Kecamatan Songgon Terkait Pilkades Antar Waktu

- Senin, 17 Mei 2021 | 15:21 WIB
Komisi I DPRD Banyuwangi Audensi bersama Warga Desa Parangharjo Kecamatan Songgon
Komisi I DPRD Banyuwangi Audensi bersama Warga Desa Parangharjo Kecamatan Songgon

KABAR RAKYAT - Pada hari pertama masuk kerja setelah libur lebaran, Komisi I DPRd Kabupaten Banyuwangi menerima audensi  warga Desa Parangharjo kecamatan Songgon.

Anggota Komisi I, Marifatul Kamila mengatakan, maksud kedatangan puluhan warga Desa Parangharjo ke gedung dewan menyampaikan keluhan terkait dengan kurang transparannya panitia pemilhan Kepala Desa Parangharjo Pengganti Antar Waktu (PAW).

“ Kedatangan warga Desa Parangharjo ke DPRD dalam rangka meminta audensi dengan Komisi I terkait dengan panitia Pilkades PAW yang nilai kurang transparan , “ ucap Marifatul Kamila kepada Awak Media, Senin (17/5/2021) di Ruang Komisi I DPRD Banyuwangi.

Baca Juga: Pengunjung Wisata Pulau Merah Wajib Protokol Kesehatan dengan Ketat

Menurut Rifa panggilan akrabnya, pasca berpulangnya Kepala Desa Parangharjo, Panji Widodo pada 24 Agustus 2020 yang lalu, Badan Permusyawaratan Desa (BPD) setempat telah melaporkan kekosongan jabatan Kades kepada Bupati.

Dan selanjutnya Pemerintah daerah Kabupaten Banyuwangi telah menunjuk Pejabat sementara (Pjs) untuk mengisi kekosongan jabatan Kepala desa Parangharjo. Namun ditengah perjalanan masyarakat desa menghendaki adanya pemilhan kepala desa pengganti antar waktu.

“ Masyarakat Desa Parangharjo berkehendak adanya pemilihan Kepala desa antar waktu, panitian pemilihan setempat juga sudah terbentuk namun ada keluhan dari warga, panitia kurang transparan karena tahapan Pilkades PAW tidak di umumkan secara terbuka, “ ucapnya.

Baca Juga: Libur Idul Fitri Usai, Menteri PANRB: ASN Harus Langsung Produktif

Untuk menindaklanjuti hal tersebut, Komisi I meminta kepada perwakilan warga agar mengajukan surat resmi permohonan hearing kepada Ketua DPRD agar persoalan pemilhan Kepala Desa antar waktu mendapatkan solusi yang terbaik.

“ Tadi kami minta perwakilan warga untuk berkirim surat pengajuan hearing kepada Ketua DPRD untuk menindaklanjuti persoalan pemilihan Kepala desa antar waktu , “ ucap politisi perempuan Partai Golkar dari daerah pemilihan Banyuwangi II ini.

Rifa menambahkan, ada dua opsi untuk mengisi kekosongan jabatan Kepala Desa Parangharjo, yakni melalui Pilkades Pengganti Antar Waktu atau menunggu jadwal pemilihan Kepala desa serentak di Banyuwangi.

“ Komisi I masih menunggu permohonan hearing dari warga untuk mengetahui sejauh mana perkembangan rencana Pilkades antar waktu di Desa Parangharjo sekaligus mengundang hadirkan SKPD terkait yang membidangi , “ pungkasnya.***

Halaman:

Editor: Hariyadi

Tags

Terkini

BEM UNIBA Gandeng Polresta Gelar Vaksinasi Mahasiswa

Jumat, 17 September 2021 | 05:10 WIB

Pemkab Fasilitasi MUI Jember Gedung Sekretariat

Kamis, 16 September 2021 | 16:23 WIB
X