• Sabtu, 12 Juni 2021

Pelaksanaan Sholat Idul Fitri Di Banyuwangi Mengacu Zonasi PPKM

- Selasa, 11 Mei 2021 | 08:38 WIB
Rapat Satgas covid-19 Banyuwangi
Rapat Satgas covid-19 Banyuwangi

KABAR RAKYAT -  Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Banyuwangi menerbitkan ketentuan tentang pelaksanaan salat Idul Fitri dapat dilaksanakan di masjid atau lokasi terbuka dengan mengacu pada zonasi PPKM (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat) skala mikro atau per kelurahan.

Hal itu disampaikan Satgas Covid-19 saat menggelar rakor penyelenggaraan salat Idul Fitri 1442 H, Senin (10/5/2021) kemarin. Bupati Ipuk Fiestiandani, Wakil Bupati (Wabup) Sugirah, Kapolresta Kombespol Arman Asmara Syarifuddin, Dandim 0825 Letkol (Inf) Yuli Eko Purwanto, Komandan Pangkalan TNI AL (Danlanal) Letkol Laut (P) Eros Wasis, Kepala Kejaksaan Negeri Banyuwangi Mohammad Rawi hadir dalam rakor yang juga diikuti secara virtual oleh satgas tingkat kecamatan se-Banyuwangi.

Selain itu, rakor dihadiri unsur DPRD Banyuwangi, Kementerian Agama (Kemenag) Banyuwangi, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Banyuwangi KH M. Yamin serta pengurus ormas keagamaan.

Baca Juga: Gubernur Khofifah Rakor Pelaksanaan Hari Raya Idul Fitri 1424 H, Begini Penjelasan Lengkapnya

Bupati Ipuk mengatakan, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa telah menerbitkan surat edaran pada Senin (10/5/2021) yang mengatur pelaksanaan salat Idul Fitri berdasarkan zonasi PPKM mikro.

“SE ini tidak akan berarti apa-apa kalau kita tidak satu suara. Maka kami mengajak Forkopimda, Kemenag, MUI, dan tokoh ormas keagamaan untuk satu suara. Banyuwangi sepakat untuk menjalankan SE Ibu Gubernur,” ujar Ipuk.

Ipuk bersyukur, pelaksanaan Salat Idul Fitri tahun ini dapat dilakukan secara berjamaah di masjid atau lapangan. Meski kebijakan ini bisa diterapkan dengan mengacu pada zonasi PPKM mikro. 

"Alhamdulillah, berdasar zonasi tersebut, kalau setingkat desa maka di Banyuwangi hanya ada tiga RT di satu desa yang tidak diperbolehkan menggelar solat Id di masjid atau lapangan karena masuk zona merah. Warga di sana diimbau tegas untuk melakukan Solat Id di rumah saja. RT selebihnya, silakan menggelar namun dengan prokes yang ketat," kata Ipuk. 

Berdasar SE Gubernur Jatim tersebut, ditetapkan bahwa untuk zona hijau dan kuning jamaah solat Idul Fitri yang hadir maksimal 50 persen dari kapasitas, zona oranye jamaahnya tidak boleh melebihi 15 persen kapasitas.  

Halaman:

Editor: Hariyadi

Sumber: Humas Kab. Banyuwangi

Tags

Terkini

Program Sekolah Orang Tua Hebat (SOTH) di Jatim

Jumat, 11 Juni 2021 | 18:00 WIB

Lokakarya UPTD Puskesmas Mangunreja Tasikmalaya

Jumat, 11 Juni 2021 | 14:51 WIB
X