• Sabtu, 31 Juli 2021

Pipa Air Diterjang Banjir dan Longsor Ratusan Kepala Keluarga di Pendarungan Kesulitan Air Bersih

- Rabu, 9 Juni 2021 | 12:03 WIB
Hujan deras di wilayah Banyuwangi mengakibatkan banjir
Hujan deras di wilayah Banyuwangi mengakibatkan banjir

KABAR RAKYAT - Meski tidak langsung, korban bencana banjir dan longsor saat hujan deras semalam, (8 - 9/6/2021) juga dirasakan ratusan kepala keluarga (KK) dusun, Krajan dan Kertosari, masuk Pendarungan, Kabat, Banyuwangi.

 

Faktanya, ratusan KK warga dua dusun Desa Pendarungan tidak lagi menikmati air bersih untuk keperluan konsumsi sehari-hari maupun MCK (Mandi Cuci Kakus). 

 

Pasalnya, dampak bencana tersebut, merusak infrastruktur air bersih dari swadaya masyarakat karena tersapu banjir dan tertimbun longsoran baik pipa air maupun sumber air.

Baca Juga: Rakor Komisi I DPRD Banyuwangi, Pilkades Serentak Tahun 2021 Wajib Terapkan Protokol Kesehatan Covid-19.

"Benar mas, kita (Pendarungan) kena dampak bencana banjir dan longsor. Fasilitas air bersih untuk mengaliri air rusak," ungkap seorang perangkat Pemerintah Desa Pendarungan yang enggan disebut identitasnya saat dikonfirmasi, Rabu (9/6/2021).

 

Dijelaskan sumber terpercaya ini, beberapa fasilitas pipa air disapu banjir dan sebagian  ditimbun longsor.

 

"Sumber mata air pipa putus kena longsor dan Sumber Suronto jebol di penyebrangan Cawan. Mohon maaf hari ini sampai waktu yang belum ditentukan oleh pengurus air dibicarakan," imbuhnya.

Baca Juga: Memanusiakan Orgil, Mayat Mr X Dikebumi Warga Secara Layak di TPU Desa Sumberas 

"Pipa air putus bukan yang pertama terhadi, ini sudah sering terjadi. Ibaratnya kayak langganan di sapu banjir. Karena mata air jauh di luar (Pendarungan) pipa airnya harus melintasj sungai besar," kata Isnaini warga Krajan, Pendarungan.

 

Informasi dihimpun Kabar Rakyat, meskipun wilayah Desa Pendarungan dekat kota pusat pemerintahan daerah, dan dekat tandon PUDAM (Perusahaan Umum Daerah Air Minum), tapi kebutuhan air bersih sangat sulit dirasakan masyarakat setempat.

 

Bahkan terkesan tertinggal dan abai. Saat pipa air terputus, paling lama akan terpasang kembali air bersih sekira lima hari. Paling cepat satu hingga dua hari pipa terpasang kembali.

Baca Juga: Gugatan Lawan Ditolak Sidang, Direktur CV Adhi Djoyo Lega

Meskipun begitu, kualiras air bersih yang selama ini konsumsi butu uji kelayakan konsumsi, baik untuk minum dan masak warga.****

Halaman:

Editor: Choiri Kurnianto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Satgas Covid 19 Jamanis Kukuhkan Tim Pemulasaran

Jumat, 30 Juli 2021 | 05:49 WIB
X