• Minggu, 13 Juni 2021

1.048 Jemaah Haji Banyuwangi Gagal Berangkat Ke Tanah Suci

- Selasa, 8 Juni 2021 | 23:36 WIB
Kasie Penyelenggaraan Haji Dan Umroh Kemenag Banyuwangi, H.Moh.Jali
Kasie Penyelenggaraan Haji Dan Umroh Kemenag Banyuwangi, H.Moh.Jali

KABAR RAKYAT - Sebanyak 1.048 calon Jemaah haji Kabupaten Banyuwangi gagal berangkat ke Tanah Suci seiring terbitnya Keputusan Menteri Agama (KMA) No. 660 Tahun 2021 tentang pembetalan keberangkatan Jemaah Haji pada penyelenggaraan Ibadan Haji tahun 1442 H/2021 M.

Kepala Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umroh Kemenag Banyuwangi, H.Moh.Jali menyampaikan, pembatalan keberangkatan Jemaah Haji karena jumlah kasus covid-19 hampir diseluruh dunia hingga kini masih belum menunjukan penurunan yang siginifikan sehingga dapat mengancam keselamatan Jemaah.

“ Pandemi covid-19 belum reda, demi kesehatan dan keselamatan jiwa Jemaah Pemerintah memutuskan tidak memberangkatkan kembali Jemaah Haji, termasuk Jemaah dari Kabupaten  Banyuwangi , “ ucap H.Moh. Jali kepada Kabar Rakyat, Selasa (8/06/2021).

Baca Juga: Dua Tahun Tidak bisa berjualan, PKL dan Mabes NGO Pamekasan Melakukan Aksi tapi tidak ditemui Bupati

Selain hal itu, yang tidak kalah penting yakni dari sisi waktu dan persiapan, sebab hingga kini Pemerintah Arab Saudi belum memberikan kuota Jemaah Haji kepada Pemerintah Indonesia sehingga berdampak pada persiapan penyelenggaraan Ibadah Haji.

“ Idealnya pembagian kuota Haji diberikan paling lambat  Bulan April sebab persiapan teknis harus dilakukan jauh hari sebelumnya karena kita harus koordinasi dengan sejumlah pihak seperti maskapai penerbangan, hotel tujuan dal lainnya , “ jelasnya.

Moh.Jali menambahkan, pembatalan keberangkatan Jemaah Haji berlaku untuk seluruh Warga Negara Indonesia (WNI). Namun bagi Jemaah Haji yang tidak bisa berangkat tahun ini, tidak perlu khawatir, Karena akan diprioritaskan untuk berangkat Haji pada gelombang selanjutnya.***

 

Editor: Hariyadi

Tags

Terkini

X