• Sabtu, 31 Juli 2021

Pos Pengetatan Antar Provinsi di Pelabuhan Ketapang Didominasi Sopir Truk

- Jumat, 7 Mei 2021 | 21:27 WIB
Kapolresta Banyuwangi Kombes.Pol.Asmara Asmara Syarifudin, didampingi Kasat Lantas Kompol.A.Feni Rakhim, Kapoksek KP3 AKP. Ali memantau langsung di lapangan
Kapolresta Banyuwangi Kombes.Pol.Asmara Asmara Syarifudin, didampingi Kasat Lantas Kompol.A.Feni Rakhim, Kapoksek KP3 AKP. Ali memantau langsung di lapangan

KABAR RAKYAT - Polresta Banyuwangi mengawasi ketat pelabuhan penyeberangan ASDP Ketapang Banyuwangi, Jawa Timur, jelang lebaran,Jumat ( 7/5/2021). Hanya armada truk yang sesekali hilir mudik keluar dan masuk pelabuhan ujung timur pulau Jawa itu.

Operasi Ketupat Semeru 2021 tidak jauh beda dengan tahun 2020.Hanya saja petugas polisi didukung TNI, Satpol PP yang bertugas di Pos chek Point Pelabuhan ASDP Ketapang, Banyuwangi, lebih ketat menyeleksi kendaraan dan penumpang. Tidak satu pun kendaraan dan penumpang mudah melintasi wilayah pelabuhan tersebut. Semuanya, dicermati satu per satu.

Kondisi pelabuhan Ketapang, Banyuwangi sendiri nampang sepi. Tidak ada pemudik yang lazimnya terjadi. Benar-sepi hanya satu dua Armada kapal Veri yang menyeberang di Selat Bali itu.

Baca Juga: Ada Penumpang Positif Covid Lolos Terbang, Ganjar Sidak Bandara Ahmad Yani

Situasi terus diamati petugas gabungan yang bertugas di Pos Chek Poin Pengetatan Atar Propinsi itu. Kapolresta Banyuwangi Kombes.Pol.Asmara Asmara Syarifudin, didampingi Kasat Lantas Kompol.A.Feni Rakhim, Kapoksek KP3 AKP.Ali memantau langsung di lapangan.

" Situasi pengetatan antar provinsi di pelabuhan Ketapang terus kita cermati dengan ketat. Larangan mudik harus berjalan baik dalam rangka percepatan penanganan Covid 19 secara nasional. Disini hanya sopir truk angkutan sembako dan kebutuhan proyek yang menyeberang ke Bali atau ke wilayah NTB demikian sebaliknya," kata Kombes.Pol.Arman Asmara, Jumat siang (7/5/2021).

Meksi dibolehkan menyeberang ke Bali sopir truk tak luput dari wajib swab anti gen saat melintasi pos chek Point.
"Sopir wajib menunjukan surat keterangan hasil swab anti gen yang berlaku sesuai ketentuan yang diatur dalam masa pengetatan 2x 24 jam. Aturan ini wajib dipatuhi bila tidak maka akan melaramg menyeberang atau jika diketahui terdikasi positif maka tindakan karangtina akan dilakukan petugas," tegas Kombes.Arman.

Baca Juga: Pemkab Banyuwangi Serahkan Bantuan Kapal Fiber Dan Alat penangkap Ikan Kepada Nelayan

Salah sopir truk asal Jombang, Hari (35), saat menyeberang dari Bali langsung di hentikan petugas untuk melakukan swab anti gen. Setelah dinyatakan negatif oleh petugas langsung diijinkan melintas.

Halaman:

Editor: Budi Setiawan

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Satgas Covid 19 Jamanis Kukuhkan Tim Pemulasaran

Jumat, 30 Juli 2021 | 05:49 WIB
X