• Sabtu, 31 Juli 2021

Waspadai Mutasi Baru Covid-19 'India' Forpimda Banyuwangi Sidak Pusat Belana Lebaran

- Kamis, 6 Mei 2021 | 21:50 WIB
Kapolresta Banyuwangi  saat memberikan himbauan wajib prokes mendampingi Bupati Ipuk Fiestiandani di pusat perbelanjaan Roxy, Kamis (6/5/2021)
Kapolresta Banyuwangi saat memberikan himbauan wajib prokes mendampingi Bupati Ipuk Fiestiandani di pusat perbelanjaan Roxy, Kamis (6/5/2021)

KABAR RAKYAT - Upaya mengurai keramaian masyarakat belanja kebutuhan lebaran, dan antisipasi ancaman mutasi baru virus Corona yang mematikan. Forkopimda Banyuwangi melaksanakan inspeksi mendadak (Sidak) pusat belanja kebutuhan lebaran, mall dan pertokoan.

Tim Satgas Penanganan Covid-19 Banyuwangi ini memberi peringatan penegakan protokol kesehatan, juga mengurai kerumunan warga yang sedang belanja. Selain itu, Forpimda dipimpin Bupati Ipuk Fiestiandani ikut mencermati produk makanan dan minuman kedaluwarsa di pasaran.

Baca Juga: Mendagri Dorong Pemda untuk Percepat Realisasi APBD 2021

Tiga pusat perbelanjaan di kota Banyuwangi menjadi target Sidak Forkopimda Kabupaten Banyuwangi. Dipimpin Bupati Ipuk Fiestiandani rombongan langsung rombongan langsung melihat aktivitas masyarakat yang tengah sibuk berbelanja untuk keperluan lebaran, Kamis ( 6/5/2021).

Seperti yang dilakukan di mall Roxy, Fionata, Ramayana Bupati Ipuk meminta pengelola mengedepankan Protokol kesehatan dan menjaga produk Mamin yang sehat dan berkualitas.

Bupati Banyuwangi didampingi Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol Arman Asmara Syarifudin, Dandim 0825 Letkol Inf Eko Yuli Sip, Danlanal Banyuwangi Letkol Laut (P) Eros Wasis. Mereka memantau dan menghimbau penegakan Protokol kesehatan dengan tetap memakai masker dan pengelola diminta mengurai kerumunan warga disaat berbelanja.

" Kami menghimbau pengelola pusat perbelanjaan, pemilik swalayan, mall dan pertokoan tetap mewajibkan pengunjung menggunakan masker, mencuci tangan sebelum masuk ke dalam mall atau toko swalayan. Selain itu, perlu mengatur jarak untuk menghindari kerumunan," kata Bupati Ipuk.

Pengelola mall dan Swalayan akan mendapatkan sanksi bila prosedur Prokes tidak dipatuhi. Sikap tegas Pemkab Banyuwangi berlaku di semua pusat perbelanjaan termasuk pasar tradisional.

Baca Juga: Sempat Dianggap Mangkir, Akhirnya Bupati Sampang Beranikan Diri Disuntik Vaksin Covid-19

Dalam sidak Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol Arman Asmara didukung TNI dan dinas terkait akan melakukan tindakan penertiban termasuk menutup pusat perbelanjaan, bilamana mengabaikan prokes dan memicu kerumunan yang tidak terkendali.

" Kami terus memantau pusat perbelanjaan termasuk pasar tradisional untuk penegakan Protokol kesehatan. Termasuk mengambil tindakan tegas dalam mengurai kerumunan jika tidak dikendalikan secara baik oleh pengelola", tegas Arman Asmara, Kamis (5/5/2021).

Kapolresta menghimbau penegakan prokes termasuk penyekatan di perbatasan dan pelabuhan dimaksud, sebagai upaya pemerintah dalam melindungi masyarakat dari ancaman penyebaran virus Covid 19 gelombang dua.

" Perlu gerakan kesadaran masyarakat dalam memahami ancaman kembalinya penularan Covid -19, sudah dicontohkan di sejumlah negara seperti India korban Covid 19 terus berjatuhan. Pemerintah hari ini kembali bersikap tegas soal prokes sebab memang berbahaya," jelas Arman Asmara saat mendampingi Bupati dalam Sidak di pusat perbelanjaan jelang lebaran Idul Fitri 1442 H.***

Halaman:

Editor: Choiri Kurnianto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Satgas Covid 19 Jamanis Kukuhkan Tim Pemulasaran

Jumat, 30 Juli 2021 | 05:49 WIB
X