• Sabtu, 15 Mei 2021

Sepuluh Provinsi Ini Tertinggi Kasus Positif, PPKM Mikro Diperpanjang dan Diperluas

- Selasa, 4 Mei 2021 | 18:31 WIB
Ketua KPCPEN Airlangga Hartarto memberikan keterangan pers usai Rapat Terbatas yang dipimpin oleh Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) mengenai Penanganan Pandemi COVID-19, Senin (03/05/2021), di Jakarta. (Foto: Humas Setkab/Agung)
Ketua KPCPEN Airlangga Hartarto memberikan keterangan pers usai Rapat Terbatas yang dipimpin oleh Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) mengenai Penanganan Pandemi COVID-19, Senin (03/05/2021), di Jakarta. (Foto: Humas Setkab/Agung)

KABAR RAKYAT - Pemerintah akan fokus dan terus berupaya menekan laju penularan COVID-19 di sepuluh daerah provinsi. Karena sepuluh daerah itu terjadi kenaikan kasus aktif tertinggi menyasar kota/kabupaten.

Pernyataan itu dikutip Kabar Rakyat dari situs Setkab RI seperti disampaikan oleh Menko Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto selaku Ketua Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) rapat dengan presiden Jokowi.

Sepuluh provinsi fokus pemerintah, yakni Kepulauan Riau (Kepri), Riau, Bengkulu, Lampung, Bangka Belitung (Babel), Kalimantan Barat (Kalbar), Sumatra Barat (Sumbar), Jambi, Jawa Barat (Jawa Barat), dan Nusa Tenggara Barat (NTB).

Rinciannya, di Kepri ada Bintan dan Kota Batam; Riau itu Bengkalis, Kampar, Kota Dumai, Kota Pekanbaru, Kuantan Singingi, Rokan Hilir, dan Rokan Hulu.

Baca Juga: Jelang Hari Idul Fitri, Warga Jawa Timur Jangan Lengah dari Bahaya COVID-19

Sedangkan Bengkulu itu Kepahiang, Kota Bengkulu; Lampung di Lampung Timur, Lampung Utara; kemudian Babel adalah Bangka, Bangka Barat, Bangka Tengah, Kota Pangkalpinang.

Kemudian Kalbar di Sintang, Sumbar di Agam dan Kota Padang, Jambi di Batanghari, NTB di Kota Mataram, serta Jabar di Bandung, Bandung Barat, Bogor, Cianjur, Cirebon, Garut, Kota Banjar, Kota Cirebon, Kota Tasikmalaya, Kuningan, Majalengka, Sumedang.

Terkait evaluasi PPKM Mikro, Airlangga menyampaikan perlu menjadi perhatian pada 10 hari terakhir, di mana kasus aktif nasional Stagnan di level 100 ribu. Airlangga menyebutkan, pemerintah kembali akan memperpanjang kebijakan PPKM Mikro yang akan berlaku pada tanggal 4-17 Mei 2021.

Pada tahap VII ini, cakupan wilayah penerapan diperluas menjadi 30 provinsi, dengan tambahan 5 provinsi baru, yaitu Kepulauan Riau, Bengkulu, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, dan Papua Barat. Adapun jenis pembatasan kegiatan masyarakat, masih tetap sama dengan periode sebelumnya.

Halaman:

Editor: Choiri Kurnianto

Sumber: Setkab RI/Kepresidenan

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X