• Sabtu, 15 Mei 2021

Jelang Hari Idul Fitri, Warga Jawa Timur Jangan Lengah dari Bahaya COVID-19

- Selasa, 4 Mei 2021 | 15:49 WIB
Pemprov Jatim bersama Forpimda gelar rakor Pendisiplinan Prokes di Grahadi
Pemprov Jatim bersama Forpimda gelar rakor Pendisiplinan Prokes di Grahadi

KABAR RAKYAT - Menjelang Idul Fitri 1442 H, Pemprov Jatim terus meningkatkan kewaspadaan terhadap kelonggaran protokol kesehatan, utamanya pelarangan mudik. Hal itu dikhawatirkan memicu lonjakan angka positif Covid-19 juga virus varian baru.

Melihat kondisi tersebut, Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak meminta masyarakat Jatim agar tidak lengah. Kendati di Jatim sendiri belum memperlihatkan adanya kenaikan kasus.

Data update lonjakan Covid-19 sejumlah daerah dari Kemenkes RI, dibeber Wagub Emil dalam Rakor Pendisiplinan Prokes di Grahadi. Mungkin Jatim belum terjadi lonjakan kasus.

"Khawatirnya lonjakan kasus terjadi seperti India. Tentu masuknya varian baru virus dari Inggris, Afrika Selatan, India karena sudah mulai muncul di Indonesia," kata Emil Dardak di Gedung Negara Grahadi, Senin (3/5) pagi.

Baca Juga: Pegiat KMB Anggap Perkara Jamu 'Prono Jiwo' Mirip Lakon Drama Biasa Saja

Menurut Emil sapaan lekatnya, Jatim perlunya meningkatkan kewaspadaan dalam mengontrol dan menekan penyebaran serta penularan kasus Covid-19.

"Kita harus waspada. Tetap langkah kongkritnya adalah dengan mengantisipasi arus mudik ini. Karena pada esensinya, walaupun pembatasan mulai tanggal 6-17 Mei 2021, arus mudik sebelum tanggal tersebut juga harus diantisipasi," kata Emil.

Data Satgas Covid-19 RI, per 2 Mei 2021, prosentase kasus aktif nasional menunjukan tren menurun sebanyak - 1,43 %. Prosentase angka kesembuhan dan kematian ada tren kenaikan masing masing, dalam prosentase +1,42 % dan +0,01 %.

Baca Juga: Karyawan Operator Tambang Emas Bumi Suksesindo Peringati Hari Buruh

Halaman:

Editor: Choiri Kurnianto

Sumber: Humas Provinsi Jatim

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X