• Senin, 24 Januari 2022

3 Tips Memilih Travel Umrah yang Amanah Agar Tidak Tertipu Modus Umrah Murah

- Rabu, 17 November 2021 | 11:37 WIB
 Ilustrasi suasana di masjidil Haram. (Hallosultra/Dok.Pixabay)
Ilustrasi suasana di masjidil Haram. (Hallosultra/Dok.Pixabay)
KABAR RAKYAT, MOJOKERTO – Sebanyak 200 orang tertipu umrah murah dan insvetasi bodong yang pelakunya tertangkap di Mojokerto. Kondisi itu cukup memprihatinkan mengingat para korban yang ditipu punya niata ibadah ke tanah suci.
 
Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Polres Mojokerto berhasil mengungkap kasus penipuan umrah dan investasi bodong. Tidak tanggung-tanggung, pelaku berhasil menipu setidaknya 200 orang dengan kerugian mencapai Rp1.9 milyar.  Pelakunya bernama Muhammad Nasir (43), warga Kota Surabaya.
 
Ada dua modus yang dilakukan pelaku, yakni menjual umrah murah Rp 10 juta dengan dijanjikan berangkat dua tahun kemudian. Serta modus investasi dengan menjanjikan keuntungan 14 persen setiap bulannya.
 
Masih adanya masyarakat yang tertipu umrah murah serpti yang diungkap kasusnya oleh Polres Mojokerto, membuat masyarakat harus lebih waspada. Khususnya masyarakat yang hendak berangkat umrah, maka pilihlah travel atau biro perjalanan umrah yang amanah.
 
Dikatakan Mohammad Sufyan Arif, Ketua DPD Amphuri (Asosiasi Muslim Penyelenggara Haji dan Umrah Republik Indonesia Jatim), agar masyarakat tidak tertipu umrah murah, maka  ada beberapa hal yang perlu diketahui calon jamaah umrah untuk memilih travel umrah yang amanah, sntara lain: 
 
1. Pilih Travel yang Berizin
 
Mohammad Sufyan Arif mengatakan, hendaknya masyarakat memilih mendaftar umrah di travel atau penyelenggaran umrah yang sudah memiliki izin dari bkementerian agama atau Kemenag. 
 
2. Pilih travel yang punya Asosiasi
 
Selain memastikan legalitas travel dari izin kemenag, kepada kabarrakyat.id, Selasa (16/11) sore, Mohammad Sufyan Arif menganjurkan agar mengecek apakah travel tersebut berada di bawah naungan asosiasi travel umrah atau tidak. Meskipun ini bukan merupakan jaminan, tapi paling tidak bisa meminimalkan unsur penipuan.
 
“Kalau di kami Amphuri, setiap anggota yang mau daftar pasti kami lakukan Fit and Proper Test lebih dahulu, apabila ada calon anggota yang jualannya ada unsur ponzi, MLM dan sejenisnya pasti kami tolak,” tegas Sufyan Arif yang juga owner biro perjalanan Haji dan Umrah, Almultazam Utama Nusantara. 
 
3. Harga yang wajar
 
Langkah selanjutnya yang mesti dipertimbangkan adalah pilihlah travel yang menjual harga umrah dengan harga acuan dari kemenag. Saat ini harga acuan dari Kemenag minimal Rp26 juta per paket.
 
“Tipsnya simple, jangan tergiur dengan harga umrah murah dan bonus yang macam-macam karena pasti di dalamnya ada unsur akal-akalan dan semua itu hanya bahasa marketing supaya jamaah tertarik,” teragnya.
Lebih lanjut Mohammad Sufyan Arif juga menghimbau masyarakat yang henak melakukan investasi, maka sebaiknya lebih hati-hati dan perlu banyak kros cek. 
 
 “Mengenai investasi tidak logis, kalau dijanjikan keuntungan besar hanya dalam waktu yang tidak terlalu lama, kalau itu yang dijanjikan kita harus hati-hati dan banyak kros cek serta lihat dengan pasti di bisnis apa uang kita mereka investasikan,” pungkasnya.***
 

Editor: Ayu Nida

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X