• Jumat, 27 Mei 2022

RSUD SMART Pamekasan Jelang Nataru Siap Antisipasi Gelombang ke-3 Covid-19

- Selasa, 16 November 2021 | 22:54 WIB
RSUD SMART Pamekasan siap untuk mengantisipasi gelombang ke 3 lonjakan kasus Covid-19 saat Nataru, pihaknya sudah siap dengan meningkatkan pelayanan serta fasilitas kesehatan termasuk ruang isolasi. (by Pixabay)
RSUD SMART Pamekasan siap untuk mengantisipasi gelombang ke 3 lonjakan kasus Covid-19 saat Nataru, pihaknya sudah siap dengan meningkatkan pelayanan serta fasilitas kesehatan termasuk ruang isolasi. (by Pixabay)

KABAR RAKYAT - Pandemi Covid-19 masih menghantui dan belum sepenuhnya bisa dianggap selesai, meskipun ada penurunan angka kejadian dan penurunan level PPKM di beberapa daerah, namun jangan mengendorkan 5M dalam kehidupan kita sehari-hari.

Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr. H. Slamet Martodirdjo Pamekasan, Menjelang Libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2022, sudah mulai menyiapkan berbagai antisipasi terjadinya lonjakan kasus covid-19 gelombang ketiga.

Syaiful Hidayat, selaku Ketua Penanganan Covid-19 RSUD SMART Pamekasan, mengatakan untuk mengantisipasi gelombang ke-3 lonjakan kasus Covid-19 saat Nataru, pihaknya sudah siap dengan meningkatkan pelayanan serta fasilitas kesehatan termasuk ruang isolasi.

“Belajar dari lonjakan di bulan Juni-Juli 2021 kemarin, ketidaksiapan beberapa faskes menyebabkan penolakan karena kelebihan pasien,” ucapnya kepada pewarta, Selasa, 16 November 2021, pagi.

Baca Juga: Penutupan Kegiatan Pelatihan Pembuatan Songkok oleh Kadisnakertrans: Semoga Membawa Manfaat

Ia menambahkan, RSUD Smart Pamekasan saat ini memiliki 24 bed di ruang isolasi sementara yang telah disiapkan untuk menghadapi adanya lonjakan kejadian, akan  tetapi semoga tidak terjadi lonjakan angka kejadian Covid-19.

Ia pun juga menambahkan bahwa selama dua bulan terakhir tempat ketersediaan pasien di RSUD Smart nihil pasien, namun pihak rumah sakit akan tetap standby untuk mengantisipasi adanya lonjakan baru.

“Tetapi meskipun tidak ada kasus Covid-19, kita jangan abai terhadap protokol kesehatan, karena biasanya setelah libur panjang apalagi libur natal dan tahun baru kemarin juga ada lonjakan kasus,” tambahnya.

Baca Juga: Wakil Bupati Trenggalek Dukung Serangan Umum 1 Maret 1949 di Jogja Sebagai Hari Besar Nasional

Halaman:

Editor: Ayu Nida

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X