• Selasa, 6 Desember 2022

Guna Kurangi Angka Stunting, Wabup Trenggalek Lantik Konselor Toe Goe Lyontin Emas

- Selasa, 16 November 2021 | 21:59 WIB
Guna mengurangi angka stunting di Kabupaten Trenggalek, Wabup Trenggalek Syah Natanegara, melantik konselor program 'Toe Goe Lyontin Emas' di Kecamatan Tugu. (Rudi Sukamto)
Guna mengurangi angka stunting di Kabupaten Trenggalek, Wabup Trenggalek Syah Natanegara, melantik konselor program 'Toe Goe Lyontin Emas' di Kecamatan Tugu. (Rudi Sukamto)
KABAR RAKYAT - Guna mengurangi angka stunting di Kabupaten Trenggalek, Wabup Trenggalek Syah Natanegara, melantik konselor program 'Toe Goe Lyontin Emas' di Kecamatan Tugu pada Selasa, 16 November 2021.
 
Toe Goe Lyontin Emas sendiri merupakan sebuah program yang digagas tim kecamatan Tugu. Toe Goe Lyontin Emas' merupakan  kepanjangan dari Pelayanan Konseling  Calon Pengantin Menuju Eliminasi Masalah Stunting. 
 
Camat Budianto dalam paparannya menyampaikan bahwasannya program yang diinisiasi oleh kecamatan ini, sebagai upaya pencegahan stunting di daerahnya.
 
"Program 'Toe Goe Lyontin Emas' merupakan kelanjutan dari program yang digagas kecamatan Tugu pada Tahun 2020 'Toe Goe Emas'. Pada waktu itu, program upaya yang telah dilakukan guna mencegah stunting, diantaranya menyelenggarakan Gerakan Penanganan Stunting (GPS)," jelas Budianto.
 
Budianto menambahkan yang mendasari inovasi ini di sempurnakan, karena banyak ibu yang menyembunyikan balitanya dari Posyandu, sehingga dengan adanya program baru ini, informasi perkembangan pola asuh anak yang baik tidak bisa tersampaikan.
 
Budianto menambahkan dalam program ini beberapa kegiatan yang telah dilakukan diantaranya memberikan pelayanan konsultasi tertutup melalui Handphone dari tenaga kesehatan (nakes), kepada ibu-ibu tentang penanganan stunting
 
Salah satu yang mendasari timbulnya gagasan inovasi baru 'Toe Goe Liontin Emas' menurut Camat Tugu, Budianto dimulai  dari gagalnya pola asuh anak yang baik. 
 
"Terus juga kesehatan reproduksi, gizi ibu hamil maupun konflik intern keluarga. Diharapkan dengan layanan konseling yang dilakukan kepada calon pengantin, ada transfer ilmu, terus perubahan perilaku para calon orang tua, sehingga bayi lahir stunting dapat dieliminer," jelas Budianto.
 
Sementara itu Wabup Trenggalek Syah Natanegara, sangat mendukung upaya keras Kecamatan Tugu dalam menciptakan inovasi dalam mengatasi stanting.
 
"Saya sangat mendukung dan berharap program ini bisa berjalan dengan baik, sehingga mampu menekan angka stunting. Dan yang tidak kalah penting adalah bagaimana kita menjaga keharmonisan suatu rumah tangga.  Karena angka perceraian kita tinggi, mari kita jaga keutuhan keluarga dan bisa membawa Trenggalek  menuju daerah yang lebih baik lagi," pungkas Syah.***

Editor: Ayu Nida

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Syaiful Anam Pimpin JMSI Jatim

Sabtu, 20 Agustus 2022 | 16:34 WIB
X