• Senin, 24 Januari 2022

7 Bahaya Penyakit Komplikasi Akibat Gagal Ginjal Kronis, Bahkan Mengancam Nyawa, Ini Kata Dr Saddam Ismail

- Jumat, 5 November 2021 | 09:54 WIB
7 Bahaya Penyakit Komplikasi Akibat Gagal Ginjal Kronis, Bahkan Mengancam Nyawa, Ini Kata Dr Saddam Ismail (YouTube/@Saddam Ismail)
7 Bahaya Penyakit Komplikasi Akibat Gagal Ginjal Kronis, Bahkan Mengancam Nyawa, Ini Kata Dr Saddam Ismail (YouTube/@Saddam Ismail)
KABAR RAKYAT – Ginjal merupakan salah satu organ tubuh yang vital. Salah satu fungsi ginjal adalah menyaring dan menyeimbangkan cairan di dalam tubuh. Ginjal yang sehat akan mendistribusikan oksigen yang menjadi kebutuhan untuk organ lainnya. Sehingga sistem kerja organ tubuh lainnya menjadi normal.
 
Sebaliknya, jika ginjal bermasalah, ginjal tidak berfungsi atau ginjal rusak, maka mempengaruhi kesehatan organ tubuh yang lainnya yang ikut menurun. Seseorang dengan menderita gagal Ginjal maupun Gagal Ginjal Kronis maka berpotensi datangnya penyakit komplikasi lainnya di dalam tubuh. 
 
Oleh karena itu penting sekali menjaga kesehatan organ-organ vital, termasuk ginjal. Lebih baik mencegah daripada mengobati. Sebab ketika terlanjur sakit ginjal atau ginjal yang rusak, maka mengobatinya akan lebih susah dibandingkan kalau hanya mencegah. 
 
Berikut tujuh bahaya penyakit komplikasi akibat Gagal Ginjal Kronis, yang salah satunya bisa mengancam nyawa menurut dr Saddam Ismail
 
1. Asam Urat Tinggi
 
Dilansir Kabar Rakyat dari kanal YouTube Saddam Ismail, Dijelaskan dr Saddam Ismail, Asam urat di dalam tubuh disaring oleh ginjal. Namun jika fungsi ginjal yang harusnya menyaring atau membuang asam urat rusak, akhirnya asam urat bisa tinggi kadarnya di tubuh. 
 
“Akhirnya bisa menimbulkan beberapa keluhan seperti sakit sendi atau encok,” ujarnya.
 
2. Anemia
 
Penyakit lain yang ditimbulkan oleh Gagal Ginjal Kronis adalah Anemaia. Ini sering terjadi pada penderita gagal ginjal kronik. Penyebabnya adalah kurangnya EPO atau Erythropoietin. Anemia bisa terjadi pada orang gagal ginjal kronis ini karena mengalami cuci darah atau hemodialysis.
 
Dr Saddam Ismail menyebut, ginjal yang rusak maka fungsinya yang harus mengangkut sel darah merah itu ke seluruh tubuh akan terganggu. Akibatnya tubuh tidak maksimal menerima oksigen.
 
3. Asidosis Metabolik
 
Asidosis Metabolik ini merupakan kondisi yang bisa mengancam nyawa ketika tubuh terlalu banyak PH Asam. Ini terjadi karena fungsi ginjal tidak maksimal ataupun sudah rusak. 
 
“Akhirnya PH darah menjadi asam, ini bisa membahayakan kondisi penderita gagal ginjal kronis tersebut kalau dibiarkan tidak ditangani dengan baik,” tutur dr Saddam Ismail.
 
4. Gangguan Mineral dan Kalsium
 
Karena gagal ginjal kronik ini fungsi ginjalnya rusak, maka tidak bisa bekerja semestinya. Ini berakibat tidak bisa menyeimbangkan kadar fosfat yang akhirnya mempengaruhi kadar kalsium membuat kondisi tulang tidak sehat.
 
5. Penyakit Jantung
 
Kondisi ginjal yang rusak bisa mempengaruhi jantung. Begitu sebaliknya jika jantung rusak akan mempengaruhi ginjal. Jika ginjal rusak maka otomatis jantung bekerja lebih keras untuk memompa darah. 
 
“Ini bisa meningkatkan resiko terkena penyakit jantung,” tegas dr Saddam Ismail.
 
6. Hiperkalemia  
 
Ginjal rusak bisa mengakibatkan Hiperkalemia. Hiperkalemia adalah kandungan kalium di dalam tubuh terlalu banyak. Ini disebabkan karena fungsi ginjal sudah rusak yang tidak bisa menyeimbangkan kadar kalium. Akhirnya kelebihan. Ini efeknya bisa merugikan tubuh.
 
7. Penumpukan Cairan
 
Salah satu fungsi ginjal adalah membuang kelebihan cairan di dalam tubuh. Namun apabila fungsi ginjal rusak maka otomatis ginjal tidak bisa membuang kelebihan cairan dlam tubuh, atau kalau hanya bisa membuang jumlahnya sedikit. 
 
“Akhirnya lama-lama menumpuk di tubuh. Bisa menyebabkan kaki bengkak, tangan bengkak karena terjadinya penumpukan cairan. Bisa juga cairannya menumpuk di paru-paru sehingga mengeluh sesak napas atau napas jadi susah,” terang dr Saddam Ismail
 
dr Saddam Ismail memberikan tips sederhana agar organ ginjal tetap terjaga kesehatannya. Salah satunya tidak mengkonsumsi minuman kemasan.
 
“Konsumsi air putih yang cukup, hindari minuman-minuman kemasan, minuman bersoda dan sebagainya agar ginjal terjaga,” pungkasnya. ***
 
 

Editor: Ayu Nida

Sumber: YouTube Saddam Ismail

Tags

Artikel Terkait

Terkini

BPOM Resmi Setujui 5 Vaksin Covid-19 Sebagai Booster

Selasa, 18 Januari 2022 | 19:13 WIB
X