• Senin, 17 Januari 2022

Otoritas Penerbangan FAA Klaim Sinyal 5G Dapat Pengaruhi Sistem Pesawat Namun Masih Kurang Bukti

- Rabu, 3 November 2021 | 18:27 WIB
Ilustrasi Jasa Penerbangan (Pixabay/Lars_Nissen)
Ilustrasi Jasa Penerbangan (Pixabay/Lars_Nissen)

KABAR RAKYAT, Internasional - Otoritas Penerbangan Federal (FAA) memiliki kekhawatiran atas teknologi spektrum 5G baru yang akan segera diaplikasikan dalam fitur ponsel pintar mendatang dapat mengganggu peralatan penerbangan, namun FAA masih belum memiliki bukti adanya gangguan.

FAA khawatir bahwa spektrum 5G C-band (suatu bentuk mid-band) yang akan datang dapat menyebabkan masalah dengan sistem pesawat. Mulai 5 Desember, operator di Amerika Serikat akan mulai meluncurkan spektrum baru untuk pelanggan di seluruh negara.

Spektrum C-band akan memberikan dorongan besar dan kuat untuk Verizon dan AT&T karena kedua operator sangat bergantung pada spektrum pita rendah untuk konektivitas 5G mereka.

Baca Juga: Perluas Ekspansi, Aplikasi Netflix Luncurkan Game Mobile Pertamanya di Ponsel Android

Untuk rekap, spektrum pita rendah (4G atau 5G) sangat bagus untuk jarak jauh, memungkinkan operator untuk memisahkan menara antariksa, tetapi tidak memiliki kapasitas untuk kecepatan yang lebih cepat.

High-band yang sering disebut mmWave untuk 5G dapat mencapai kecepatan luar biasa, terkadang mencapai 4Gbps. Namun, spektrum pita tinggi biasanya mencapai satu atau dua blok kota sebelum membutuhkan menara atau simpul lain. Mid-band adalah campuran keduanya.

Baca Juga: DPR Terima Surat Presiden Tentang Calon Panglima TNI Atas Nama Jenderal Andika Perkasa

Ini memiliki jangkauan yang cukup bagus dan kecepatan yang cukup baik (secara teoritis beberapa ratus hingga sekitar 1,5Gbps). Spektrum C-band baru akan diluncurkan mulai 5 Desember di 46 pasar, dan AT&T dan Verizon memegang sebagian besar spektrum di sebagian besar pasar yang disebutkan di atas.

FAA memiliki kekhawatiran atas penggunaan spektrum 5G baru dalam hal keselamatan penerbangan, seperti yang dilaporkan oleh Reuters. Administrasi khawatir bahwa spektrum baru dapat mengganggu sistem, terutama di ketinggian yang lebih rendah seperti saat lepas landas dan mendarat.

Halaman:

Editor: Hariyadi

Sumber: Reuters

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X