Seniman Jaranan Banyuwangi Ngamen Tidak Masalah, Asal Prokes

- Minggu, 31 Oktober 2021 | 22:46 WIB
Kadisparbud Mohamad Yanuarto Bramuda. Seniman Jaranan Banyuwangi Ngamen Tidak Masalah, Asal Prokes (Tangkapan layar Situs Kemenpan ARB)
Kadisparbud Mohamad Yanuarto Bramuda. Seniman Jaranan Banyuwangi Ngamen Tidak Masalah, Asal Prokes (Tangkapan layar Situs Kemenpan ARB)

 

KABAR RAKYAT, BANYUWANGI - Fenomena jaranan ngamen akhir-akhir ini semakin marak di Banyuwangi, khususnya di Banyuwangi bagian selatan. Dilain sisi pelaku seni di Banyuwangi sudah diberi wadah oleh pemerintah untuk tampil di hotel-hotel selama pandemi secara bergiliran.

Hal ini disampaikan Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Banyuwangi (Kadisbupar), Mohamad Yanuarto Bramuda pada Sabtu (30/10/210 pagi.

“Memang benar sekarang banyak pelaku seni yang turun jalan, istilahnya ngamen,” akui Kadis yang akrab dipanggil Bramuda itu melalui telepon via WhatsApp kepada kabarrakyat.id.

Baca Juga: Kejar Target Level II, Kapolres Probolinggo Kebut Capaian Vaksinasi Lansia

Ia membolehkan masyarakat semua pelaku seni, tidak hanya jaranan, untuk berekspresi di jalan-jalan, karena memang itu bagian dari kejenuhan pelaku seni dan minimnya job ketika pandemi dengan tetap mematuhi protokol kesehatan.

Lanjut Bramuda, “Kami mempersilahkan pelaku seni untuk turun jalan, tidak papa, tapi jangan sampai menghilangkan protokol kesehatan.”

Pesan itu sudah sering disampaikan Bramuda kepada semua pelaku seni supaya semua aman, dan sehat.

Baca Juga: Gubernur Jatim Khofifah Masuk Daftar 500 Muslim Berpengaruh di Dunia dan Disebut Capres Indonesia 2024

Selain itu, sebenarnya Pemerintah Banyuwangi juga sudah mengontrol pelaku seni yang dulu tampil karena rumah-rumah warga, kini pemerintah Banyuwangi sudah memberikan jadwal secara gantian untuk dapat tampil di hotel-hotel.

Halaman:

Editor: Choiri Kurnianto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X